BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pengakuan Arsene Wenger: Mesut Ozil Anaknya Tidak Sulit Diatur Kok!

12-12-2020 23:50 | Ari Prayoga

Playmaker Arsenal, Mesut Ozil, usai mencetak gol ke gawang Newcastle United, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo Playmaker Arsenal, Mesut Ozil, usai mencetak gol ke gawang Newcastle United, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger menilai bahwa eks playmaker andalannya, Mesut Ozil merupakan tipe pemain yang gampang diatur.

Wenger sukses merayu Ozil agar meninggalkan Real Madrid demi bergabung ke Arsenal dengan biaya 43 juta poundsterling pada musim panas 2013 silam.

Kala itu, Ozil berstatus sebagai salah satu gelandang serag terbaik di Eropa, bahkan di dunia. Arsenal pun beruntung bisa memboyong pemain internasional Jerman tersebut.

1 dari 2 halaman

Penilaian Wenger

Semenjak kepergian Wenger pada 2018 lalu, Ozil perlahan mulai kehilangan tempatnya di tim utama Arsenal hingga musim ini tak masuk skuad di Premier League dan Liga Europa.

Banyak pihak menyebut bahwa Ozil kerap membikin masalah di ruang ganti, dan sering membangkang perintah manajer. Namun, anggapan tersebut dibantah oleh Wenger.

"Dia tidak sulit untuk diatur. Dia adalah sosok yang memiliki kualitas khusus sebagai pemain kreatif dan perlu bersenang-senang," ujar Wenger kepada ESPN.

"Dia adalah seorang seniman dan orang-orang ini sedikit lebih sensitif. Mereka membutuhkan dukungan dan lingkungan yang mendorong mereka untuk memberikan yang terbaik." tambahnya.

2 dari 2 halaman

Saran Wenger

Lebih lanjut, Wenger pun memberikan saran kepada manajer Arsenal saat ini, Mikel Arteta tentang bagaimana cara paling tepat untuk mengeluarkan kemampuan terbaik Ozil.

"Anda memiliki dua cara untuk melihat tim sepak bola. Anda membuat semua orang melakukan hal yang sama. Intensitas kerja yang sama, pekerjaan defensif yang sama atau Anda menemukan kompromi," tutur Wenger.

"Anda memiliki pemain yang lebih kreatif dalam tim yang dapat melakukan tugas defensif yang lebih sedikit tetapi Anda membangun tim di sekelilingnya yang dapat mengimbangi kekurangan ini. Itulah yang harus ia pikirkan." tukasnya.

Sumber: ESPN

KOMENTAR