Pemenang & Pecundang dari Kehadiran Erik Ten Hag di Manchester United: Maguire Tentu Saja Masuk

Dimas Ardi Prasetya | 21 April 2022, 23:25
Erik Ten Hag. (c) AP Photo
Erik Ten Hag. (c) AP Photo

Bola.net - Erik Ten Hag telah dikonfirmasikan sebagai pelatih baru Manchester United dan ini tentu membuat sejumlah pemain terkena imbasnya.

Manchester United memang getol mencari pelatih baru dalam beberapa bulan belakangan ini. Mereka sempat dikaitkan dengan Mauricio Pochettino dan Zinedine Zidane.

Namun belakangan ini nama pelatih Ajax Amsterdam yakni Erik Ten Hag santer dikaitkan dengan Man United. Pada akhirnya semua gosip itu menjadi kenyataan.

Ten Hag diresmikan sebagai pelatih anyar MU pada Kamis (21/04/2022) petang WIB. Ia akan jadi pelatih asal Belanda kedua yang menukangi Setan Merah setelah Louis van Gaal.

Ten Hag dikontrak selama tiga tahun oleh Man United. Ada juga tambahan opsi perpanjangan selama setahun.

Hadirnya Erik Ten Hag ini tentu saja akan berimbas pada sejumlah pemain. Akan ada yang diuntungkan dan jadi pemenang dari penunjukan tersebut dan ada juga yang akan dirugikan dan jadi pecundang. Siapa saja mereka? Cek saja informasinya di bawah ini Bolaneters.

1 dari 7 halaman

Pemenang - Jadon Sancho

Selebrasi Jadon Sancho usai mencetak gol di laga Manchester City vs Manchester United, Premier League 2021/22 (c) AP Photo

Selebrasi Jadon Sancho usai mencetak gol di laga Manchester City vs Manchester United, Premier League 2021/22 (c) AP Photo

Jadon Sancho diharap bisa langsung mendongkrak performa Manchester United. Sayangnya hal itu tak terjadi.

Ia kesulitan menampilkan performa terbaiknya. Namun belakangan ini ia mulai bisa sedikit menunjukkan skill yang membuat pamornya melambung bersama Borussia Dortmund.

Tapi secara umum ia masih kesulitan beradaptasi di skuat baru MU. Hal ini sepertinya tak lepas dari tak jelasnya struktur permainan Setan Merah. Akan tetapi hadirnya Erik Ten Hag sepertinya akan bisa mengubah hal tersebut.

Pasalnya di Ajax, di skuat racikannya Ten Hag kerap mengandalkan pemain sayap dengan skill yang ciamik. Ini tak mengherankan karena ia memakai formasi 4-3-3.

Contohnya saja di Ajax sekarang ini ia kerap mengandalkan jasa Antony di pos winger kanan. Pemain asal Brasil itu pun kini diminati banyak klub elit Eropa.

2 dari 7 halaman

Pemenang - Donny van de Beek

Donny van de Beek tampil ciamik bersama Ajax Amsterdam, khususnya pada musim 2018-19. Bermain sebagai gelandang serang, ia membantu Ajax juara Liga Belanda sekaligus membawa mereka menembus semifinal Liga Champions.

Ia diincar banyak klub. Namun pada akhirnya Van de Beek memilih gabung Man United pada musim panas 2020.

Sayangnya ia tak berkembang di klub tersebut. Malah pada musim dingin 2022 kemarin ia dipinjamkan ke Everton. Di sana ia bisa sedikit menunjukkan kemampuannya yang membuatnya bersinar di Ajax.

Hadirnya Erik Ten Hag tentu akan membuat Van De Beek full senyum. Pasalnya ia dulu merupakan salah satu pemain pilar andalan Ten Hag di Ajax.

Jadi jika ada yang tahu persis bagaimana memaksimalkan kelebihan Van de Beek, maka Ten Hag adalah orangnya. Bersiaplah melihat VDB reborn musim depan.

3 dari 7 halaman

Pemenang - James Garner

James Garner adalah gelandang muda hasil didikan akademi Manchester United. Ia tak mendapat kesempatan beraksi di skuat utama MU.

Sejak musim lalu, ia pun lebih sering disekolahkan ke klub lain. Ia sempat dipinjamkan ke Watford dan sekarang ia sedang menimba ilmu di Nottingham Forest.

Pemain yang digadang-gadang punya masa depan cerah ini tampil apik di Forest. Ia menjadi salah satu pemain andalan klub divisi Championship tersebut di lini tengah. Garner bahkan menyumbang empat gol dan enam assist dari 36 laga.

Hadirnya Erik Ten Hag jelas akan membuat Garner senang. Sebab pelatih berusia 52 tahun tersebut gemar mengorbitkan pemain muda.

Ia bahkan sanggup memoles mereka jadi pemain elit. Contohnya ya tak perlu jauh-jauh yakni Donny van de Beek.

4 dari 7 halaman

Pemenang - Bruno Fernandes

Bruno Fernandes ketika bermain di laga Liverpool vs Manchester United di Anfield, Rabu (20/4/2022) dini hari. (c) AP Photo

Bruno Fernandes ketika bermain di laga Liverpool vs Manchester United di Anfield, Rabu (20/4/2022) dini hari. (c) AP Photo

Bruno Fernandes merupakan salah satu pelita Manchester United. Di saat para pemain United tampil kurang memuaskan, ia tampil produktif dengan sumbangan gol-gol dan assistnya.

Sayangnya pada musim ini performanya merosot. Ia pun terlihat frustrasi, seperti yang diperlihatkannya kala MU bertamu ke markas Liverpool.

Fernandes tak banyak berkutik di lini tengah dan lebih sering mengejar bola ketimbang menguasainya. Ia bahkan akhirnya menendang Trent sebagai bentuk rasa frustrasinya karena kesulitan membantu MU menyerang pertahanan Liverpool dan kemudian diganjar kartu kuning.

Namun dengan hadirnya Erik Ten Hag, permainan Man United diharap bisa jadi lebih baik, lebih jelas, tertata, lebih solid, kompak dan dominan. Kelak Fernandes pun nanti akan bisa senang karena dengan demikian ia akan bisa kembali menampilkan performa terbaiknya.

5 dari 7 halaman

Pecundang - Marcus Rashford

Marcus Rashford digadang-gadang akan jadi penyerang andalan Manchester United. Namun musim ini ia kesulitan menunjukkan sinarnya.

Contohnya juga terlihat saat melawan Liverpool. Bahkan Roy Keane yang gemas sampai menyebutnya bermain bak anak kecil.

Rashford sendiri kemudian disebut tak punya masa depan lagi di Man United. Ada kabar yang menyebut ia bakal cabut dari Old Trafford musim depan.

Memang ada kans baginya untuk bersinar lagi di bawah asuhan Erik Ten Hag. Namun tak ada kepastian apakah ia memang akan benar-benar bisa tampil gacor lagi. Apalagi Rashford merupakan tipe pemain yang bersinar dalam situasi serangan balik.

Di sisi lain Ten Hag merupakan pelatih yang mengandalkan penguasaan bola. Ia suka menekan lawan di area pertahanannya sendiri. Jadi tak akan ada banyak kesempatan bagi Rashford untuk melakukan serangan balik.

6 dari 7 halaman

Pecundang - Harry Maguire

Lawak. Itulah hal yang sering terdengar ketika mendengar nama Harry Maguire. Ia kerap melakukan kesalahan di lini belakang Manchester United.

Di antaranya ketika diminta bermain dengan garis pertahanan yang tinggi. Pertahanan United sering jebol karena Maguire kesulitan bermain dalam sistem ini.

Hal tersebut tentu saja gawat. Pasalnya Erik Ten Hag adalah pelatih yang gemar memainkan garis pertahanan tinggi. Hal itu ia lakukan agar timnya tetap bisa mendominasi penguasaan bola.

Selain itu juga demi membantu timnya memenangkan kembali bola yang terebut lawan. MU sudah pernah mencoba bermain dengan garis pertahanan tinggi di MU namun Maguire kesulitan untuk bermain dalam skema tersebut.

Apalagi Maguire termasuk bek yang lamban dalam berlari. Ada kans Ten Hag mungkin akan menyingkirkannya musim depan.

7 dari 7 halaman

Pecundang - Cristiano Ronaldo

Alejandro Garnacho mendapatkan bola hattrick dari Cristiano Ronaldo usai laga Man Unired vs Norwich pada pekan ke-33 Premier League (c) Instagram @garnacho7

Alejandro Garnacho mendapatkan bola hattrick dari Cristiano Ronaldo usai laga Man Unired vs Norwich pada pekan ke-33 Premier League (c) Instagram @garnacho7

Kepulangan Cristiano Ronaldo ke Old Trafford disambut dengan heboh. Fans Manchester United tentu saja senang karena ia dianggap akan bisa membantu tim meraih hasil-hasil terbaik.

Ronaldo memang masih produktif. Sejauh ini ia sudah mencetak 21 gol di semua ajang kompetisi bagi Man United.

Akan tetapi sepertinya ia akan susah mendapat tempat di skuat asuhan Erik Ten Hag. Pasalnya ia sudah terlalu tua. Ronaldo musim depan akan berusia 38 tahun.

Ronaldo pun kemungkinan tak bisa melakukan banyak hal yang diinginkan oleh Erik Ten Hag selain mencetak gol. Ia mungkin akan bertahan tapi mungkin tak bakal main secara reguler.

(Bola/Mirror)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR