BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pedenya Dejan Lovren: Liverpool Rindukan Saya!

21-01-2021 05:20 | Richard Andreas

Dejan Lovren saat masih membela Liverpool. (c) AP Photo Dejan Lovren saat masih membela Liverpool. (c) AP Photo

Bola.net - Dejan Lovren yakin betul bahwa Liverpool sekarang lebih merindukan kehadirannya. The Reds krisis bek tengah justru tepat setelah Lovren meninggalkan Anfield.

Bek Kroasia ini hengkang pada Agustus 2020 lalu usai menghabiskan enam tahun bersama Liverpool. Lovren pergi karena musim lalu tidak mendapatkan menit bermain yang ideal, dan tidak ada jaminan situasinya bakal lebih baik musim ini.

Nahas bagi Liverpool, begitu Lovren pergi, masalah pertahanan datang bertubi-tubi. Ada cedera panjang Virgil van Dijk, cedera Joe Gomez, dan akhirnya Jurgen Klopp dipaksa memainkan gelandang di pos bek tengah.

Lalu apa kata Lovren soal situasi ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Liverpool rindukan saya

Lovren menegaskan bahwa sekarang Liverpool jelas merindukannya, lebih daripada dia merindukan rekan-rekannya di sana. Dia merasa meninggalkan Liverpool adalah keputusan yang tepat dan tidak ada yang perlu disesali.

"Tidak, saya tidak menyesalinya. Keputusan saya di musim panas lalu sudah sangat jelas -- meninggalkan Liverpool dan saya tidak menengok ke belakang lagi," kata Lovren dikutip dari Goal.

"Saya kesal musim lalu karena tidak bermain, tapi saya tahu situasinya sudah berbeda. Saya kira sekarang Liverpool lebih merindukan saya daripada saya merindukan mereka."

"Jurgen Klopp tahu ini, sebab kami masih bicara. Baru-baru ini dia mengirim pesan pada saya: 'Kami merindukan Anda'," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Belajar etos kerja

Lovren kini jadi salah satu pemain terpenting di lini pertahanan Zenit Saint Petersburg. Bagaimanapun dia mengakui telah mempelajari banyak hal selama bermain untuk Liverpool di bawah bimbingan Klopp.

"Saya kira soal etos kerja. Klopp mengubah pemain untuk bekerja lebih keras," lanjut Lovren.

"Karena itulah saya ingin menunjukkannya pada semua orang. Tidak penting Anda bermain melawan Arsenal Tula, Lazio, atau Boursia Dortmund, kondisi tim harus selalu sama."

"Itulah yang saya pelajari di Liverpool, bukan hanya saat melawan Chelsea dan MU Anda harus memberikan yang terbaik," tutupnya.

Sumber: Goal

KOMENTAR