BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Pedas! Solskjaer Kena Kritikan dari Ayah Eks Manchester United Ini

10-10-2021 15:13 | Yaumil Azis

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (c) AP Photo
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (c) AP Photo

Bola.net - Danny Blind tidak menahan diri saat melontarkan kritikan buat pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Ia merasa kalau klub yang pernah diperkuat oleh anaknya, Daley Blind, tersebut telah kehilangan identitasnya.

Solskjaer memang kerap menjadi kambing hitam atas sederet hasil buruk yang didapatkan Manchester United. Cristiano Ronaldo dkk cuma bisa meraih dua kemenangan dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Masalahnya, Manchester United tidak menghadapi satupun klub-klub papan atas Eropa. Dua kekalahan dialami ketika menghadapi West Ham dan Aston Villa. Belum lagi dengan kekalahan di tangan Young Boys di luar dari kelima laga ini.

Tidak heran kalau Solskjaer didesak segera meninggalkan Old Trafford. Alasannya sudah sangat terbatas, karena the Red Devils kini diperkuat banyak pemain hebat termasuk Ronaldo, Jadon Sancho, dan Raphael Varane.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Identitas Manchester United Hilang

Gelombang kritikan terus menghampiri pelatih berdarah Norwegia tersebut. Kali ini datang dari Blind, yang saat ini menjabat sebagai asisten mantan pelatih Manchester United, Louis van Gaal, di Timnas Belanda.

"Apa identitas tim Manchester United yang ini? Apa rencana dia? Inilah yang benar-benar hilang dengan Solskjaer," ujar Blind seperti yang dikutip dari Metro.co.uk.

"Tidak ada rencana taktik. Timnya tak mampu memberikan tekanan kepada lawannya seperti Manchester City. Tidak harus selalu ada, tapi kami sama sekali tidak melihatnya - semua yang ada di tim United ini berdasarkan kualitas individu pemain."

2 dari 2 halaman

Laga Melawan Everton adalah Bukti

Blind menjadikan laga melawan Everton untuk memperkuat komentarnya. Sebagai informasi, Manchester United gagal meraih kemenangan di laga tersebut dan hanya bermain imbang dengan skor 1-1.

Manchester United sempat unggul lebih dulu berkat gol dari Anthony Martial menjelang akhir babak pertama. Andros Townsend mencetak gol balasan di babak kedua.

"Setelah mereka unggul saat melawan Everton, mereka mulai menunggu di wilayahnya sendiri. Mereka ingin mencetak gol lewat serangan balik. Tapi itu tidak cukup buat klub seperti Manchester United."

"Hal berikutnya yang anda lihat adalah bagaimana mereka kesulitan untuk mengubah permainan saat Everton berhasil menyamakan kedudukan. Mereka sangat jarang membuat peluang," pungkasnya.

(Metro.co.uk)

KOMENTAR