BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Para Anak Emas Solskjaer di MU: Meski Performa Buruk, Tapi Tetap Main Terus!

25-03-2021 19:06 | Serafin Unus Pasi

Ole Gunnar Solskjaer memberikan instruksi kepada pemain Manchester United (c) AP Photo Ole Gunnar Solskjaer memberikan instruksi kepada pemain Manchester United (c) AP Photo

Bola.net - Tidak terasa Ole Gunnar Solskjaer sudah hampir dua setengah tahun menangani Manchester United. Selama periode itu ada banyak kisah manis dan pahit dirasakan Setan Merah.

Perjalanan karir Solskjaer selama 2,5 tahun di MU tidak berjalan dengan mulus. Ada banyak momen di mana Setan Merah mengalami keterpurukan dan bahkan sempat masuk zona degradasi.

Namun berkat kelihaian Solskjaer, MU selalu bangkit. Musim ini misalnya, mereka mendadak bercokol di peringkat kedua klasemen sementara EPL.

Salah satu prinsip yang dipegang Solskjaer dalam menangani MU adalah 'Don't Change The Winning Team'. Sepanjang musim ini, Ole jarang melakukan rotasi pemain.

Keputusan Solskjaer ini memang ada plus dan minus. Plusnya adalah ada chemistry yang bagus antar pemain namun minusnya banyak pemain yang tampil buruk terus dimainkan sang manajer.

Siapa saja sih pemain yang berlabel 'anak emas' Solskjaer di MU? Yuk intip di bawah ini.

1 dari 12 halaman

Paul Pogba

Paul Pogba jadi pahlawan kemenangan Manchester United di kandang Fulham, Kamis (21/1/2021) (c) Pool Reuters via AP Photo Paul Pogba jadi pahlawan kemenangan Manchester United di kandang Fulham, Kamis (21/1/2021) (c) Pool Reuters via AP Photo

Anak emas pertama Solskjaer di skuat MU musim ini adalah Paul Pogba.

Di awal musim kemarin, Pogba sebenarnya jarang bermain. Namun perlahan tapi pasti, khususnya sejak bulan November kemarin, ia rutin menjadi pemain MU.

Ia mengumpulkan total 1925 menit bermain dari total 30 pertandingan dan ia bisa dikatakan bermain dengan sangat baik setiap kali diturunkan Ole jadi starter.

2 dari 12 halaman

Mason Greenwood

Duel antara Callum Hudson-Odoi (kanan) dan Mason Greenwood (kiri) yang menjadi awal mula kontroversi saat Chelsea bertemu Manchester United di Premier League. (c) AP Photo Duel antara Callum Hudson-Odoi (kanan) dan Mason Greenwood (kiri) yang menjadi awal mula kontroversi saat Chelsea bertemu Manchester United di Premier League. (c) AP Photo

Anak emas kedua Solskjaer di musim ini adalah Mason Greenwood.

Tampil istimewa di musim debutnya, Greenwood mendapatkan banyak sekali jam bermain. Ia tercatat bermain di 39 pertandingan dengan total 2249 menit bermain.

Namun sayang kontribusi Greenwood cukup minim karena ia hanya membuat 5 gol bagi MU musim ini.

3 dari 12 halaman

Anthony Martial

Anthony Martial (c) AP Photo Anthony Martial (c) AP Photo

Anak emas ketiga Solskjaer di skuat MU musim ini adalah Anthony Martial.

Penyerang asal Prancis itu kembali dipercaya menjadi ujung tombak MU. Meneruskan tugasnya musim lalu saat menggantikan Romelu Lukaku.

Martial bermain sebanyak 36 pertandingan musim ini dengan total 2.422 menit bermain. Namun ia hanya mampu membuat tujuh gol saja, namun Solskjaer terus memainkan sang striker.

4 dari 12 halaman

David De Gea

Kiper Manchester United, David De Gea (c) Pool via AP Kiper Manchester United, David De Gea (c) Pool via AP

Anak emas ketiga Solskjaer di musim 2020/21 adalah David De Gea.

De Gea kembali menjadi kiper utama MU. Ia bermain di 29 pertandingan di musim ini dengan total 2.565 menit bermain.

Namun musim ini De Gea masih sering melakukan blunder, dan Solskjaer masih belum berani menggantikan posisi sang kiper secara permanen dengan kiper muda potensialnya, Dean Henderson.

5 dari 12 halaman

Scott McTominay

Selebrasi Scott Mctominay usai membobol gawang West Ham di putaran kelima Piala FA 2020-2021. (c) AP Photo Selebrasi Scott Mctominay usai membobol gawang West Ham di putaran kelima Piala FA 2020-2021. (c) AP Photo

Pemain yang menjadi anak emas Solskjaer di skuat MU berikutnya adalah Scott McTominay.

Sang gelandang semakin mengukuhkan posisinya di skuat Manchester United. Ia bermain di 39 pertandingan dengan total 2.606 menit bermain.

Kontribusi McTominay di skuat MU musim ini cukup baik. Solid di lini tengah, ia juga mencetak tujuh gol bagi Setan Merah musim ini.

6 dari 12 halaman

Luke Shaw

Pemain Manchester United, Luke Shaw. (c) AP Photo Pemain Manchester United, Luke Shaw. (c) AP Photo

Pemain yang bisa dikatakan salah satu pemain terbaik Manchester United di musim 2020/21.

Kedatangan Alex Telles di musim panas kemarin tidak membuat Shaw gentar. Ia malah semakin termotivasi untuk meningkatkan performanya.

Alhasil ia dipercaya bermain sebanyak 36 kali dengan total 2703 menit bermain. Tidak hanya pandai bertahan, Shaw juga sering maju membantu serangan MU dan menciptakan banyak peluang.

7 dari 12 halaman

Fred

Pemain Brighton, Alexis MacAllister, berduel dengan gelandang Manchester United, Fred, dalam laga babak 16 besar Carabao Cup pada Kamis (1/10/2020) dinihari. (c) AP Photo Pemain Brighton, Alexis MacAllister, berduel dengan gelandang Manchester United, Fred, dalam laga babak 16 besar Carabao Cup pada Kamis (1/10/2020) dinihari. (c) AP Photo

Selain McTominay, Sosok Fred juga menjadi sosok kesayangan Solskjaer di lini tengah MU.

Sejak musim lalu performa gelandang asal Brasil itu memang meningkat. Sehingga musim ini ia dipercaya bermain di 2906 menit bermain di total 37 pertandingan.

Namun sayang jika dibandingkan McTominay, performa Fred cenderung angin-anginan. Terkadang ia bermain sempurna, kadang ia membuat blunder yang fatal seperti saat MU kalah dari Leicester City sebelum jeda internasional.

8 dari 12 halaman

Victor Lindelof

Victor Lindelof mendapatkan hukuman kartu kuning usai mendengkul lawan, Manchester United vs Real Sociedad.  (c) AP Photo Victor Lindelof mendapatkan hukuman kartu kuning usai mendengkul lawan, Manchester United vs Real Sociedad. (c) AP Photo

Pemain kesayangan Ole di skuat Manchester United berikutnya adalah Victor Lindelof.

Sejak musim lalu, bek Swedia ini dipasang jadi tandem utama Harry Maguire. Musim ini-pun demikian, di mana ia mengoleksi 3.009 menit bermain dari total 34 pertandingan.

Performanya memang sempat kurang baik di awal musim, namun dalam dua bulan terakhir Lindelof mulai menjadi benteng yang tangguh untuk lini pertahanan MU.

9 dari 12 halaman

Marcus Rashford

Ekspresi kekecewaan Marcus Rashford.  (c) AP Photo Ekspresi kekecewaan Marcus Rashford. (c) AP Photo

Pemain kesayangan Ole berikutnya adalah Marcus Rashford.

Rashford bisa dikatakan layak dapat kepercayaan dari Solskjaer. Karena dari total 45 pertandingan yang ia mainkan, sang pemain sudah mengemas 18 gol bagi Setan Merah.

Namun sayang Ole terlalu memforsir sang pemuda untuk bermain, terlihat sang pemain yang terus dimainkan meski sudah terlihat kelelahan.

10 dari 12 halaman

Bruno Fernandes

Selebrasi Bruno Fernandes usai membobol gawang Manchester City (c) AP Photo Selebrasi Bruno Fernandes usai membobol gawang Manchester City (c) AP Photo

Pemain terbaik Manchester United sejak musim lalu itu masih menjadi kesayangan Ole musim ini.

Tidak heran memang jika ia dimainkan di total 45 pertandingan musim ini. Karena ia mengemas 23 gol bagi Setan Merah dan menjadi top scorer sementara MU.

Namun sama seperti Rashford, Solskjaer terlalu bergantung dengan pemain asal Portugal ini, sehingga ketika sang pemain terlihat kelelahan tetap diforsir untuk bermain.

11 dari 12 halaman

Aaron Wan-Bissaka

Bek kanan Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, di laga melawan Southampton di pekan ke-22 Premier League 2020/2021 (c) AP Photo Bek kanan Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, di laga melawan Southampton di pekan ke-22 Premier League 2020/2021 (c) AP Photo

Pemain kesayangan Solskjaer berikutnya adalah Aaron Wan-Bissaka.

Bek kanan MU itu bermain total di 42 pertandingan musim ini. Namun ia mengoleksi total 3.652 menit bermain.

Ia terus bermain karena pesaingnya, Diogo Dalot dipinjamkan ke AC Milan. Perkembangan Wan-Bissaka musim ini cukup bagus, karena tidak hanya piawai bertahan, ia juga mulai sering maju untuk membantu serangan.

12 dari 12 halaman

Harry Maguire

Kapten Manchester United, Harry Maguire (c) AP Photo Kapten Manchester United, Harry Maguire (c) AP Photo

Dari semua pemain Manchester United, bisa dikatakan Harry Maguire adalah anak emas nomor satu Solskjaer.

Dibeli dari Leicester City dengan harga 80 juta pounds, ia turun hampir di semua pertandingan MU musim lalu. Di musim ini pun demikian, ia mengoleksi jumlah menit bermain terbanyak, di mana ia 3.945 menit dari 44 pertandingan.

Meski performanya masih belum stabil, namun sang bek mulai menunjukkan performa yang stabil. Ia juga tampil dengan konsisten meski terus menerus bermain di skuat MU.

(Transfermarkt)

KOMENTAR