BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

MU dan Chelsea yang Sepenanggungan: Inkonsisten dan Tanpa Striker

19-02-2020 13:30 | Richard Andreas

Eric Bailly dan Michy Batshuayi berduel ketika laga Chelsea vs Manchester United di pekan ke-26 Premier League (c) AP Photo Eric Bailly dan Michy Batshuayi berduel ketika laga Chelsea vs Manchester United di pekan ke-26 Premier League (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United boleh jadi berhasil mengalahkan Chelsea pada laga lanjutan Premier League, Selasa (18/2/2020) dini hari WIB. Namun, kemenangan ini bukan berarti Setan Merah lebih baik daripada The Blues.

Pertandingan tersebut bahkan bisa jadi berakhir imbang 2-2, tapi dua gol Chelsea dianulir VAR. Tim Ole Gunnar Solskjaer dan Frank Lampard sama-sama bermasalah, tapi Chelsea terlihat lebih buruk karena kalah.

Analis Sky Sports, Paul Merson, meyakini kemenangan MU tidak mutlak, dan kekalahan Chelsea tidak berarti buruk. Duel itu seimbang, antara dua tim yang bermasalah. MU sedikit beruntung bisa jadi pemenang.

Apa maksudnya? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Tidak Terlalu Bagus

Menurut Merson, baik MU maupun Chelsea sama-sama bermasalah, dua tim yang kesulitan menemukan performa terbaik mereka. Chelsea bisa jadi pemenang seandainya lebih efektif menuntaskan peluang di babak pertama.

"MU memetik kemenangan besar atas chelsea, tapi keduanya tidak terlalu bagus. Sejujurnya, hanya dua tim kelas menengah. Kemenangan MU menutupi keburukan mereka, kekalahan Chelsea berarti Anda bisa melihat kekurangan mereka," kata Merson.

"Jika Chelsea bisa menyelesaikan peluang-peluang mereka di babak pertama, pertandingan seharusnya sudah usai, tapi mereka gagal."

"Harry Maguire seharusnya diusir tapi kemudian justru mencetak gol, jadi sebenarnya ada banyak hal yang bisa menguntungkan Chelsea dan mereka bisa menang," imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Tidak Punya Striker

Eric Bailly dan Michy Batshuayi berduel ketika laga Chelsea vs Manchester United di pekan ke-26 Premier League (c) AP PhotoEric Bailly dan Michy Batshuayi berduel ketika laga Chelsea vs Manchester United di pekan ke-26 Premier League (c) AP Photo

Lebih lanjut, masalah MU dan Chelsea pun tidak jauh berbeda. Keduanya tidak punya striker yang bisa diandalkan mencetak gol setiap pekan, lebih sering mengandalkan serangan-serangan sayap.

"Soal MU, Anda bicara soal salah satu klub terbesar di dunia yang tidak punya striker. Mereka bermain dengan Daniel James di depan, yang cepat atau lambat bakal ditarik dari tim," imbuh Merson.

"Jika Anda melihat Chelsea, mereka tidak akan bisa mengamankan empat besar dengan Michy Batshuayi sebagai striker. Dia tidak cukup bagus."

3 dari 3 halaman

Menang Tanpa Striker

MU dan Chelsea sebenarnya sama-sama punya striker andalan untuk mencetak gol, tapi keduanya harus menepi karena cedera. MU masih lebih baik bisa mendatangkan Odion Ighalo, sementara Lampard harus bekerja keras dengan pemain yang ada.

"Marcus Rashford absen untuk MU, Tammy Abraham absen untuk Chelsea, dan Harry Kane absen untuk Tottenham. Bagaimana bisa Anda memenangi pertandingan tanpa striker?," tutup Merson.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR