Micah Richards: Di Manchester City, Marcus Rashford Bisa Cetak 40 Gol

Yaumil Azis | 8 Januari 2020, 10:16
Ekspresi Marcus Rashford saat Manchester United kebobolan gol kala menghadapi Manchester City di laga leg pertama babak semi-final Carabao Cup, Rabu (8/1/2020). (c) AP Photo
Ekspresi Marcus Rashford saat Manchester United kebobolan gol kala menghadapi Manchester City di laga leg pertama babak semi-final Carabao Cup, Rabu (8/1/2020). (c) AP Photo

Bola.net - Eks penggawa Manchester City, Micah Richards, merasa kasihan dengan Marcus Rashford. Sebab ia merasa striker Manchester United tersebut mampu mencetak 40 gol kalau bermain untuk the Citizens.

Rashford turut membubuhkan namanya di papan skor saat Manchester United bertemu Manchester City pada laga leg pertama semi-final Carabao Cup, Rabu (8/1/2020). Laga itu sendiri dilangsungkan di Old Trafford.

Sayangnya, gol semata wayang dari pria berumur 21 tahun tersebut tak mampu membantu Manchester United meraih kemenangan. Seperti yang diketahui, the Red Devils kalah dengan skor 1-3 atas Manchester City.

Gol yang dicetak Rashford lahir di babak kedua. Sementara ketiga gol Manchester City yang lahir dari kaki Bernardo Silva, Riyad Mahrez, dan gol bunuh diri Andreas Pereira semua tercipta pada babak pertama.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Kasihan dengan Rashford

Kekalahan Manchester United seolah menjadi gambaran performa Rashford secara keseluruhan musim ini. Sewaktu timnya sedang mengalami naik-turun, Rashford tetap konsisten dalam urusan mencetak gol.

Sejauh ini, ia sudah membukukan 17 gol dari 29 penampilan terakhirnya. Dan Micah Richards, yang meninggalkan Etihad Stadium pada musim panas kemarin, yakin jumlah gol itu bisa lebih banyak kalau Rashford menjadi pemain City.

"Saya merasa kasihan dengan Rashford," ucap Richards kepada Sky Sports. "Di City dia bisa mencetak 30-40 gol," sambungnya.

"Dengan Martial dan James, United terlihat apik dengan serangan balik, namun serangan balik terkadang tak bisa bekerja dengan baik," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Kalah di Lini Tengah

Menurutnya, permasalahan Manchester United terletak pada lini tengahnya yang tak mamu menyuguhkan operan apik kepada sektor serang. Hal yang tidak terjadi kepada Manchester City karena adanya sosok Kevin de Bruyne.

"Anda harus mampu mengisi lubang di dalam tim dan United tak mampu melakukan itu," lanjut pria berumur 33 tahun tersebut.

"Anda lihat lini tengah City dibandingkan dengan United, dan tanpa mengurangi rasa hormat kepada mereka. Pikiran pertama De Bruyne adalah 'ayo mainkan operan ke depan'," tutupnya.

(Metro News)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR