BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Mesut Ozil, Gunnersaurus, dan Betapa Egoisnya Pemilik Klub Arsenal

11-10-2020 15:08 | Gia Yuda Pradana

Gunnersaurus, maskot Arsenal (c) AP Photo Gunnersaurus, maskot Arsenal (c) AP Photo

Bola.net - Arsenal sedang berada dalam sorotan. Penyebabnya adalah saga seputar maskot klub, Gunnersaurus, yang juga melibatkan Mesut Ozil. Salah satu mantan pemain Arsenal, Paul Merson, sampai melontarkan kritik keras kepada pemilik klub.

Arsenal memutuskan untuk mengakhiri hubungan 27 tahun mereka dengan Gunnersaurus. Efisiensi di tengah pandemi COVID-19 menjadi alasan utamanya.

Di balik maskot besar berjalan ini sendiri, ada sosok Jerry Quy yang bertahun-tahun menghibur fans Arsenal dengan tingkahnya di lapangan.

Banyak yang tidak rela dengan keputusan tersebut. Ozil sampai menawarkan diri membayar gaji penuh Gunnersaurus.

Hal ini membuat Arsenal, terutama Kroenke Sports & Entertainment yang didirikan Stan Kroenke, selaku pemilik klub, terlihat tolol. Hal itu diutarakan oleh pemain Arsenal periode 1985-1997, Paul Merson.

1 dari 3 halaman

Tolol, Egois

"Mesut Ozil telah membuat Arsenal terlihat benar-benar tolol dengan menawarkan membayari gaji Gunnersaurus agar pekerjaannya tidak hilang," kata Merson kepada Daily Star.

"Membuang maskot menunjukkan betapa egoisnya orang-orang yang menjalankan klub di era ini. Anda takkan percaya betapa marahnya saya tentang hal ini. Ini sungguh sangat mengejutkan."

"Arsenal biasanya berkelas. Saya rasa pemilik klub bahkan sudah tak tahu lagi apa artinya kata tersebut. Siapapun yang mengambil keputusan untuk menyingkirkan maskot klub benar-benar harus intropeksi diri."

2 dari 3 halaman

Penghematan? Penghematan Apa?

(c) AFP (c) AFP

"Orang di balik kostum itu, Jerry Quy. Dia melakukan itu dengan senang hati. Dia bahkan sudah ada ketika saya bermain untuk Arsenal," lanjut Merson.

"Dia sudah jadi bagian tak terpisahkan. Anak-anak saya tumbuh dengannya. Mereka tertarik pada si dinosaurus sama seperti pada pertandingan. Mereka jadi ceria."

"Saya tak habis pikir mereka menyingkirkan dia dengan alasan untuk menghemat uang. Berapa banyak klub, bahkan di liga-liga yang lebih rendah dan benar-benar kesulitan, yang melakukan itu? Meski nanti mereka memperkerjakannya lagi ketika fans sudah diizinkan kembali ke stadion, itu tetap memalukan."

3 dari 3 halaman

Berapa Arsenal Menggaji Thomas Partey?

"Mereka baru saja merekrut Thomas Partey senilai £45 juta. Jika dia digaji £150.000 per pekan, masa mereka tak bisa menawarinya £149.000 saja dan memberikan sisanya pada si dinosaurus?" tutur Merson.

"Klub memprioritaskan uang di atas fans, di atas hal-hal yang penting. Jujur, saya tak bisa bilang apa-apa lagi. Saya rasa orang-orang yang menjalankan klub sekarang tak benar-benar memahami klub ini."

"Saya suka melihat Arsenal turun ke lapangan. Mikel Arteta bekerja dengan baik. Partey juga rekrutan yang luar biasa. Saya tak tahu kenapa Manchester United atau Manchester City tak berusaha merekrutnya. Dia lebih baik daripada pemain-pemain yang mereka dapatkan."

"Namun, di luar lapangan, saya sama sekali tak suka dengan apa yang terjadi pada Arsenal. Ini bukan klub yang saya ingat. Sebenarnya, mudah saja bagi mereka untuk mempertahankan Jerry Quy. Namun, mereka malah mengambil langkah: 'Sudahlah, kita lakukan penghematan saja'. Itulah yang terjadi saat ini," pungkas Merson.

KOMENTAR