BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Meski Gabung Arsenal, Gabriel Martinelli Ternyata Lebih Dahulu Kagumi Paul Pogba

20-12-2019 07:00 | Richard Andreas

Pemain Arsenal, Gabriel Martinelli. (c) AP Photo Pemain Arsenal, Gabriel Martinelli. (c) AP Photo

Bola.net - Penyerang muda Arsenal, Gabriel Martinelli, menyimpan satu kisah unik tentang Paul Pogba dan Manchester United. Saat itu dia menyadari bahwa Pogba adalah pemain yang rendah hati dan menghargai satu sama lain.

Sebelumnya tidak ada yang mengenal nama Martinelli sampai Arsenal membelinya dari Ituano musim panas lalu. Kala itu, bocah 18 tahun ini diduga hanya akan menghiasi akademi The Gunners.

Dugaan itu tidak sepenuhnya benar. Martinelli ternyata bisa menyumbangkan tenaganya untuk tim senior, dia bahkan sudah mencetak 8 gol di semua kompetisi.

Hanya Jadon Sancho, pemain muda lainnya, dalam lima liga top Eropa yang sudah mencetak lebih banyak gol dari Martinelli sejauh ini.

Seperti apa kisah Martinelli dengan Pogba? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Pogba yang Rendah Hati

Sebelum bergabung dengan Arsenal, Martinelli ternyata pernah mendapatkan kesempatan bermain di lapangan latihan MU, Carrington. Di sanalah dia bertemu Pogba, yang ternyata benar-benar berbeda dari gambaran media.

"Ada proyek antara Ituano dengan MU dan mereka selalu mengambil pemain. Saya selalu datang untuk kunjungan ini," ujar Martinelli kepada DAZN via Goal internasional.

"Saya tidak bisa bicara Bahasa Inggris ataupun Prancis, tapi dia [Pogba] berkata 'tudo bem' [salam umum dalam bahasa Portugis] dan berfoto bersama saya, dia sungguh rendah hati."

"Hari-hari latihan itu sangat penting bagi saya untuk beradaptasi dengan gaya bermain, para pemain, dan betapa cepatnya permainan di sini," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Tidak Bisa Menolak

Lebih lanjut, Martinelli mengenang kembali keputusannya memilih Arsenal beberapa bulan lalu. Dia mengaku tidak pernah ragu menyambut tawaran itu, mengingat betapa besarnya nama Arsenal di dunia.

"Saya ingat kami baru bermain melawan Guarani, kami menang 2-1, dan agen saya menelepon. Dia berkata: 'Anda harus membuat keputusan, jadi bagaimana?'. Lalu dia berkata bahwa Arsenal menawar, salah satu klub terbaik di dunia. Saya berkata ya, saya tidak bisa menolak," sambung Martinelli.

"Ada sejumlah tawaran lainnya, tetapi Arsenal yang paling agresif. Saya telah membuat keputusan tepat dengan berada di sini," tutupnya.

Sumber: DAZN, Goal

KOMENTAR

Generasi Penerus Bundesliga: Josh Sargent