Mereka yang Bisa Bersinar di Manchester United Kalau Conte Jadi Datang

Yaumil Azis | 26 Oktober 2021, 15:10
Antonio Conte ketika memimpin Inter Milan tandang ke markas Shakhtar Donetsk, Rabu (28/10/2020) dini hari. (c) AP Photo
Antonio Conte ketika memimpin Inter Milan tandang ke markas Shakhtar Donetsk, Rabu (28/10/2020) dini hari. (c) AP Photo

Bola.net - Isu pemecatan Ole Gunnar Solskjaer sedang berhembus cukup kencang belakangan ini. Dan kabarnya, Antonio Conte bakalan ditunjuk sebagai pelatih andai pria berkebangsaan Norwegia tersebut benar-benar terdepak dari Old Trafford.


Conte mungkin bisa mewujudkan harapan fans Manchester United yang ingin melihat tim kesayangannya meraih trofi. Sebab, Conte hampir selalu mempersembahkan piala kepada klub yang ia asuh.

Kalau benar terjadi, kedatangan Conte bisa menjadi kabar baik buat sejumlah pemain di dalam skuat saat ini. Siapa saja yang bakal diuntungkan oleh kehadiran pria asal Italia itu? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Paul Pogba

Paul Pogba mendapat kartu merah di laga Manchester United vs Liverpool, Minggu (24/10/2021) (c) AP Photo

Pogba masih belum mampu tampil secara konsisten sejak berlabuh di Manchester United pada tahun 2016. Berbeda ketika waktu masih memperkuat Juventus, di mana Pogba benar-benar menjadi pilar penting di lini tengah.

Perlu diketahui bahwa Conte yang memberikan kesempatan tampil buat Pogba ketika pertama kali bergabung dengan Juventus di tahun 2012. Dia juga yang mengasah berlian dalam diri gelandang asal Prancis tersebut.

Jika Conte didatangkan, Pogba mungkin bisa mencapai kemampuan terbaiknya seperti waktu di Juventus dulu. Dan bisa jadi, Conte jadi pemantik dirinya menandatangani kontrak baru untuk memperpanjang masa abdinya di Old Trafford.

2 dari 4 halaman

Alex Telles

Alex Telles sesaat sebelum mencetak gol ke gawang Villarreal (c) AP Photo

Conte, dulunya, dikenal sebagai pelatih yang menggunakan formasi menyerang 4-2-4. Namun apiknya performa Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini dan Andrea Barzagli di lini tengah membuat dirinya harus mengubah formasi.

Ia pun mulai menerapkan formasi 3-5-2 agar ketiga bek itu bisa dimainkan secara bersamaan. Tanpa diduga, formasi ini juga menguntungkan buat bek sayap yang jadi punya kesempatan untuk bersinar. Stephan Lichtsteiner paham betul soal ini.

Lichtsteiner merupakan bek sayap bertenaga kuda yang rajin menyisir sisi lapangan ketika memperkuat Juventus. Pemain Manchester United seperti Alex Telles memiliki kesempatan besar untuk menjadi seperti Lichtsteiner kalau Conte datang.

Untuk ukuran bek sayap, kontribusi Telles dalam membantu lini serang terbilang cukup besar. Itu terlihat ketika dirinya masih memperkuat FC Porto dulu. Selain itu, kemampuannya dalam bertahan pun sebenarnya cukup oke. Peran menjadi wingback dalam formasi 3-5-2 akan sangat cocok untuknya.

3 dari 4 halaman

Victor Lindelof

Aksi Victor Lindelof pada laga melawan Everton di pekan ke-7 Premier League musim 2021/2022 (c) AP Photo

Seperti yang telah dijelaskan, 3-5-2 adalah salah satu formasi favorit Conte. Sudah jelas, ia membutuhkan tiga bek untuk memainkan formasi tersebut. Dua tempat sudah pasti diisi Raphael Varane dan Harry Maguire, lalu satunya lagi siapa?

Jika dilihat dari urutannya semasa kepelatihan Solskjaer musim ini, Lindelof selalu menjadi pilihan ketiga dan pasti bermain ketika salah satu dari Varane atau Maguire absen. Kedatangan Conte bisa membuat dirinya tampil lebih sering.

Lindelof sebenarnya punya potensi besar. Ia menunjukkan kemampuannya di ajang Euro 2020 bersama Timnas Swedia. Conte berjasa dalam membentuk Bonucci hingga jadi salah satu bek ternama di Eropa dan itu juga bisa terjadi kepada Lindelof.

4 dari 4 halaman

Donny van de Beek

Aksi Donny van de Beek ketika membela Manchester United dalam laga putaran ketiga Carabao Cup hari Kamis (23/9/2021). (c) Manchester United FC

Tiga gelandang dalam formasi 3-5-2 Conte sewaktu masih di Juventus dulu punya peran berbeda. Satu pengatur serangan diapit oleh gelandang perebut bola dan box-to-box yang siap maju-mundur sesuai dengan fase permainan.

Perpaduan ini sangat manjur. Selain BBC, Juventus juga punya trio MVP yang membuatnya jadi sangat ditakuti. Trio tersebut beranggotakan Claudio Marchisio, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal.

Conte mungkin akan menempatkan Bruno Fernandes sebagai gelandang pengatur serangan mengingat visinya yang cukup bagus dalam memberi umpan. Peran gelandang bertahan diberikan kepada Fred atau Scott McTominay, sementara Paul Pogba akan ditugaskan sebagai gelandang box-to-box.

Lalu, apa untungnya buat Van de Beek? Pertama, Van de Beek punya kans untuk bermain lebih besar karena bisa menjadi gelandang box-to-box atau pengatur serangan. Kedua, ia bisa memberikan opsi lebih buat Conte karena keserbabisaannya itu.

Inilah yang tidak bisa ia dapatkan selama Solskjaer memegang kendali. Solskjaer mengkhususkan dua slot gelandang untuk pemain dengan atribut yang lebih bertahan, dan Van de Beek bukan ahlinya buat peran tersebut.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR