BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Mengenang Andrey Arshavin, Si Jenius Milik Arsenal yang Pernah Menjebol Liverpool 4 Kali

02-06-2020 13:22 | Yaumil Azis

Andrey Arshavin (c) AFC Andrey Arshavin (c) AFC

Bola.net - Andrey Arshavin pernah menjadi idola fans dari salah satu klub besar Inggris, Arsenal. Dan pria berdarah Rusia itu juga pernah menjadi mimpi buruk bagi raksasa Premier League lainnya, Liverpool.

Nama Arshavin sebenarnya tidak begitu santer terdengar saat masih memperkuat Zenit Saint-Petersburg. Tetapi semuanya berubah saat Timnas Rusia memberinya kesempatan untuk unjuk gigi di pentas Piala Eropa 2008.

Aksinya membuat Timnas Rusia menjadi salah satu tim kuda hitam yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Dia juga yang membuat Rusia berhasil melangkahi Belanda dengan skor 3-1 di babak perempat final.

Sayang, aksi heroiknya tidak terulang sewaktu Rusia bermain di laga babak semi-final. Rusia kalah dengan skor telak 0-3 atas Spanyol, yang kemudian melaju sampai merengkuh trofi juara usai menang atas Jerman 1-0.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Quattrick ke Gawang Liverpool

Selang beberapa bulan setelah aksi magisnya bersama Timnas Rusia, Arshavin memutuskan bergabung dengan Arsenal. Ia menjadi salah satu pemain Arsenal yang menakutkan bagi barisan pertahanan lawan.

Salah satu tim yang pernah merasakan kekejaman Arshavin di atas lapangan adalah Liverpool. Pada suatu waktu, Arsenal dan Liverpool bertemu dalam pentas Premier League. Kedua tim bermain dengan kedudukan imbang 4-4 di laga tersebut.

Keempat gol Liverpool diciptakan oleh Fernando Torres dan Yossi Benayoun, yang sama-sama mengantongi dua gol. Tapi Arsenal hanya butuh satu orang pemain untuk menjebol gawang the Reds dan dia adalah Arshavin.

Salah satu momen yang paling bisa diingat dari laga kali ini adalah saat Arshavin membukukan gol keduanya. Dengan memanfaatkan kesalahan dari Alvaro Arbeloa, ia tanpa ampun menggetarkan gawang Liverpool dari luar kotak penalti seorang diri.

2 dari 3 halaman

Si Jenius yang Introvert

Kendati menjadi sosok bintang di Arsenal, Arshavin tidak mampu mengasimliasikan dirinya dengan rekan-rekannya. Meskipun sudah mahir berbahasa Inggris, namun ia tetap mengasingkan diri dari Theo Walcott dkk.

Kesendirian Arshavin terekam jelas di benak mantan kiper Arsenal, Manuel Almunia. "Dia tidak begitu terbuka kepada kami, sama sekali, dan saya pikir dia tidak senang berada di London," ujarnya.

"Saat anda memiliki masalah dalam hidup, saya pikir akan membantu jika ada orang di sekitar yang bisa diajak sekadar berbincang atau berbagi masalah."

"Jika anda bisa membagikan hal-hal yang terjadi dalam hidup anda, maka pada akhirnya anda akan merasa lebih baik. Tapi Andrey sangatlah introvert," tandasnya.

3 dari 3 halaman

Takut Pensiun

Pada Desember 2018, Arshavin mengumumkan bahwa dirinya akan gantung sepatu. Namun pada suatu waktu, ia pernah mengerahkan isi hatinya yang merasa takut dengan masa-masa di mana dirinya tidak menendang bola lagi.

"Saya pikir penghujung karir saya sudah semakin dekat. Saya masih belum lelah dengan sepakbola, itu adalah hal yang paling favorit dalam hidup," ujar Arshavin ke Championat.

"Kami akan lihat bagaimana hidup berjalan. Pemikiran itu terkadang membuat saya takut, tapi perasaan itu lewat dan semuanya baik-baik saja untuk sementara, lalu saya ketakutan lagi," tutupnya.

Arshavin menutup karirnya yang panjang dengan koleksi 141 gol dari 623 penampilan di semua ajang. Tim asal Kazakhstan, Kairat, beruntung bisa menjadi tempat labuhan terakhir sang maestro dari Rusia tersebut.

(Planet Football)

KOMENTAR