BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Mengenai Unggahan Kontroversial Edinson Cavani: Mungkinkah Dijatuhi Hukuman?

01-12-2020 01:30 | Yaumil Azis

Selebrasi Edinson Cavani (c) AP Photo Selebrasi Edinson Cavani (c) AP Photo

Bola.net - Edinson Cavani mendapatkan pujian setelah menjadi pahlawan kemenangan Manchester United di ajang Premier League akhir pekan kemarin. Selang beberapa jam saja, semua pujian berubah menjadi cercaan.

Seperti yang diketahui, Cavani membantu the Red Devils mengalahkan Southampton dengan dua gol yang diciptakan pada babak kedua. Berkat itu, Manchester United jadi bisa membalikkan kedudukan menjadi 3-2.

Kemenangan tersebut membuat Manchester United merangkak naik ke peringkat delapan di klasemen sementara Premier League. Dan sekarang, mereka hanya berselisih lima poin saja dari pemuncak klasemen, Tottenham.

Alhasil, pria berdarah Uruguay tersebut mendapatkan banyak pujian termasuk dari kalangan fans di media sosial. Sayangnya, salah satu pesan dari penggemar dibalas Cavani dengan nada yang berbau rasisme.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Masalah Unggahan Bernada Rasis

Permasalahan ini terjadi di media sosial Instagram. Sebenarnya, jika melihat kasusnya, dapat disimpulkan kalau Cavani sebenarnya berusaha mengakrabkan diri dengan fans yang memberinya ucapan selamat.

Seorang fans mengunggah Instagram Stories dengan foto selebrasi Cavani usai mencetak gol pada waktu bertemu Southampton. Dalam unggahan itu terdapat sebuah pesan. "Saya mencintaimu, Matador!"

Sayangnya, Cavani tidak pandai memilih kata. Mantan pemain PSG tersebut menjawab pesan dari fans dengan kalimat "Terima kasih, (maaf) negro." Dalam sekejap, Cavani langsung menghapus unggahan tersebut.

Sang penyerang pun langsung mengucapkan permintaan maaf. "Saya sungguh menentang rasisme dan menghapus pesan tersebut begitu diberitahu bahwa itu bisa dimaknai berbeda. Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus atas masalah ini," ucapnya.

2 dari 2 halaman

Akankah Cavani Dihukum?

Dikutip dari Goal International, federasi sepak bola Inggris (FA) bisa menjatuhkan hukuman berat kepada pria berusia 33 tahun tersebut. Ia terancam dijatuhi hukuman larangan tampil minimal tiga pertandingan.

Namun perlu digarisbawahi kalau hukuman akan diberikan kalau FA sampai untuk turun tangan dalam masalah ini. Dan tentu saja, hukuman baru akan dijalani kalau FA menyatakan bahwa Cavani bersalah.

Kasus serupa juga pernah dialami oleh pemain Manchester City, BErnardo Silva, pada tahun 2019 lalu. Bernardo Silva dijatuhi larangan tampil satu laga dan denda sebesar 50 ribu pounds (setara Rp945 juta) atas cuitan bernada rasis kepada rekan setimnya sendiri, Benjamin Mendy.

Pemain Tottenham, Dele Alli, juga mendapatkan hukuman meski unggahannya tidak bernada rasis. Ia dilarang tampil satu pertandingan dan harus menjalani program edukasi karena unggahan candaan soal Covid-19 di media sosial.

(Goal International)

KOMENTAR