BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Membedah Performa Mesut Ozil di Arsenal 2013-2020, Pemain Bergaji Rp5,5 Miliar per Pekan

28-05-2020 14:40 | Asad Arifin

Playmaker Arsenal, Mesut Ozil, usai mencetak gol ke gawang Newcastle United, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo Playmaker Arsenal, Mesut Ozil, usai mencetak gol ke gawang Newcastle United, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Mesut Ozil acap kali menjadi sasaran kritik saat Arsenal meraih hasil buruk. Sang playmaker dianggap tidak tampil sesuai harapan. Padahal, dia menjadi pemain dengan gaji paling besar di Arsenal.

Mesut Ozil menerima gaji 300 ribu pounds per pekan [kisaran Rp5,5 miliar per pekan]. Tidak ada pemain Arsenal lain yang mendapat gaji dengan nilai serupa, bahkan tidak ada yang mendekati gaji Mesut Ozil.

Pierre-Emerick Aubameyang, mesin gol Arsenal, hanya mendapat gaji 180 ribu pounds per pekan. Jauh di bawah yang diterima Mesut Ozil. Padahal, kontribusi Aubameyang untuk The Gunners sangat besar.

Belakangan, besarnya gaji yang didapat Mesut Ozil menjadi polemik di internal klub. Aubameyang dan beberapa pemain menuntut kenaikan gaji. Mereka merasa layak mendapat gaji lebih besar dengan kontribusi yang diberikan.

Dengan status pemain bergaji paling mahal, apakah kontribusi Mesut Ozil untuk Arsenal sudah sepadan? Simak analisis performanya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 5 halaman

3 Musim Awal

Mesut Ozil (c) AFP Mesut Ozil (c) AFP

Mesut Ozil dibeli Arsenal pada 2013 lalu. Klub asal London Utara harus membayar 50 juta euro untuk bisa mendapatkan jasa Mesut Ozil dari Real Madrid. Saat itu, Arsenal masih dilatih Arsene Wenger.

Arsene Wenger segera menjadikan Mesut Ozil sebagai pemain utama. Hanya saja, performa Mesut Ozil tidak cukup bagus. Dia butuh waktu beradaptasi dengan gaya sepak bola Inggris.

Statistik Mesut Ozil musim 2012/2013 di Premier League: 26 main, 5 gol, 9 assist, akurasi umpan 88 persen.

Performa Mesut Ozil pada musim kedua dianggap lebih baik. Walau, dari sisi jumlah gol dan assist merosot. Pemain asal Jerman itu hanya mencetak empat gol dan lima assist.

Musim ketiga atau musim 2015/2016 menjadi puncak performa Mesut Ozil. Saat itu, Arsene Wenger menemukan racikan yang tepat untuk Mesut Ozil. Wenger punya Alexis Sanchez, Theo Walcott, dan Olivier Giroud sebagai pemangsa umpan-umpan Mesut Ozil.

Pada musim 2015/2016, Mesut Ozil mencetak enam gol dan 19 assist di Premier League.

2 dari 5 halaman

Periode Akhir Arsene Wenger

Performa Mesut Ozil masih stabil pada musim 2016/2017. Pada musim ini, dia mencetak delapan gol dan sembilan assist di Premier League. Ada penurunan dibanding musim sebelumnya, tetapi secara umum masih cukup bagus.

Namun, itu adalah awal periode sulit Mesut Ozil.

Pada musim 2017/2018, yang juga menjadi musim terakhir Arsene Wenger di Arsenal, penampilan Mesut Ozil turun signifikan. Dari 26 laga Premier League, dia hanya mampu mencetak empat gol dan delapan assist.

Situasi menjadi lebih buruk setelah itu. Mesut Ozil mengalami periode yang sulit pada 2018, tepatnya usia Piala Dunia. Saat itu, Mesut Ozil dituding sebagai aktor di balik kegagalan dan performa buruk Jerman di Rusia.

3 dari 5 halaman

Setelah Arsene Wenger

Mesut Ozil (c) AFP Mesut Ozil (c) AFP

Mesut Ozil kesulitan bangkit pasca Piala Dunia 2018. Di Arsenal, Mesut Ozil dihadapkan pada situasi baru. Arsene Wenger tidak lagi memegang kendali. Unai Emery ditunjuk sebagai manajer baru Arsenal.

Awalnya, manajer asal Spanyol itu memberi kepercayaan penuh pada Mesut Ozil. Bahkan, dia sempat menjadi kapten pada laga-laga awal musim. Namun, belakangan hubungan mereka memburuk.

Mesut Ozil hanya membuat dua assist saja di Premier League 2018/2019. Ini adalah capaian paling buruk jika dibanding musim-musim sebelumnya. Padahal, selama ini Mesut Ozil dikenal sebagai raja assist.

Meskipun begitu, Mesut Ozil masih menjadi pemain paling kreatif di Arsenal, dengan 82 umpan kunci.

4 dari 5 halaman

Bangkit Bersama Mikel Arteta?

Mesut Ozil mendapat pelukan dari Mikel Arteta usai laga melawan Manchester United (2/1/2020) di Stadion Emirates. (c) Arsenal Mesut Ozil mendapat pelukan dari Mikel Arteta usai laga melawan Manchester United (2/1/2020) di Stadion Emirates. (c) Arsenal

Unai Emery akhirnya dipecat pada awal musim 2019/2020. Posisi eks pelatih PSG itu digantikan Mikel Arteta. Mesut Ozil yang sempat jadi pengguni bangku cadangan kembali ke posisi pemain inti di bawah Mikel Arteta.

Selain itu, pemain 31 tahun telah mencetak satu gol dan dua assist di Premier League.

"Saya tidak terkejut dengan performa Mesut sebab saya sangat mengenal dia dan kemampuannya. Namun, harus ada struktur permainan yang tepat untuk membantunya mengeluarkan kemampuan terbaik. Dia tidak bisa melakukan segalanya seorang diri," buka Arteta.

5 dari 5 halaman

Catatan Statistik Mesut Ozil di Arsenal

Bintang Arsenal, Mesut Ozil (c) AP Photo Bintang Arsenal, Mesut Ozil (c) AP Photo

Sejak menjalani debutnya sebagai pemain Arsenal, seperti dikutip dari Whoscored, Mesut Ozil telah membuat 559 umpan kunci di Premier League. Hanya ada satu pemain yang lebih banyak membuat umpan kunci yakni Christian Eriksen (571).

Mesut Ozil telah membuat 54 assist untuk Arsenal sejak dibeli pada 2013 lalu. Dia hanya kalah dari Cesc Fabregas [71] dan Thierry Henry [80] sebagai pemegang rekor assist di Arsenal.

Dan, berikut ini adalah grafis performa Mesut Ozil di Arsenal sejak musim pertamanya yang dibuat oleh Whoscored.

Sumber: Whoscored

KOMENTAR