BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Melatih Chelsea Lebih Sulit dari Dugaan, Frank Lampard?

03-03-2020 13:30 | Richard Andreas

Ekspresi Frank Lampard dan Jorginho usai Chelsea dikalahkan Bayern Munchen di Liga Champions 2019/20. (c) AP Photo Ekspresi Frank Lampard dan Jorginho usai Chelsea dikalahkan Bayern Munchen di Liga Champions 2019/20. (c) AP Photo

Bola.net - Frank Lampard boleh jadi benar-benar ditempa untuk jadi salah satu pelatih terbaik Chelsea. Musim 2019/20 ini adalah musim pertamanya menangani The Blues, yang langsung disambut dengan banyak masalah dan rintangan.

Pertama, dia tiba dalam kondisi Chelsea yang dihukum embargo transfer selama dua musim. Artinya Lampard tidak bisa membeli pemain baru, hanya mengandalkan skuad yang ada.

Kedua, kepergian Eden Hazard jelas jadi kerugian besar. Embargo transfer pun sebenarnya sudah dicabut tahun lalu, tapi chelsea tetap tidak mendatangkan pemain baru pada bursa transfer Januari 2020 kemarin.

Apa kata Lampard tentang musim yang sulit ini? Mengutip Football London, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Musim Sulit?

Masalah-masalah di atas membuat tugas Lampard semakin sulit. Performa Chelsea tidak konsisten, bahkan sulit menjebol gawang lawan beberapa bulan terakhir.

Lampard juga kehilangan sejumlah pemain penting karena cedera panjang, nahasnya dia tidak diberi kesempatan mempersiapkan skuad.

Ketika ditanya apakah musim ini lebih sulit dari dugaan, Lampard menjawab: "Tidak. Saya benar-benar membuka mata ketika menerimanya [tawaran]."

"Saya sudah menjalani musim yang sulit bersama Derby tahun lalu, nyaris berakhir dengan baik. Masalah berat saya sama saja dengan masalah berat yang dihadapi pelatih mana pun, ini relatif."

2 dari 2 halaman

Harus Bersabar

Setelah menabung selama dua bursa transfer terakhir, Chelsea dinilai bakal belanja gila-gilaan pada musim panas mendatang. Lampard mungkin mengantongi dana belanja besar, tapi dia mengaku wajib bersabar.

"Ya, sekarang saya merasa masih belum cukup sabar. Itulah saya sebagai olahragawan. Saat masih jadi pemain, saya ingin yang lebih setiap hari, besoknya, saya ingin yang lebih kemarin," lanjut lampard.

"Namun ada situasi ketika Anda harus realistis dan dalam pekerjaan saya sebagai pelatih, Anda harus memandang situasi dengan lebih luas dan memahami variabel-variabel lain yang ada."

"Kami harus bersabar, itu jelas," pungkasnya.

Sumber: Football London

KOMENTAR