Masalah Terbesar VAR Menurut Kevin De Bruyne

Richard Andreas | 19 Januari 2022, 06:00
Bintang Manchester City, Kevin De Bruyne, merayakan golnya ke gawang Chelsea dalam laga lanjutan Premier League hari Sabtu (15/1/2022). (c) AP Photo
Bintang Manchester City, Kevin De Bruyne, merayakan golnya ke gawang Chelsea dalam laga lanjutan Premier League hari Sabtu (15/1/2022). (c) AP Photo

Bola.net - Kevin De Bruyne ikut mengutarakan pendapatnya mengenai VAR dan aplikasinya di Premier League. Dia menilai ada kekurangan signifikan dalam penggunaan teknologi tersebut.


VAR seharusnya bukan hal baru bagi klub-klub Premier League, termasuk Manchester City. Faktanya, ini adalah musim keempat Man City bermain bersama bantuan VAR.

Kehadiran VAR membuat pertandingan jadi lebih adil. Wasit mendapatkan bantuan untuk mengambil keputusan di lapangan.

Masalahnya, penggunaan VAR di Premier League sedikit berbeda dengan liga lainnya. Wasit di lapanagn tidak perlu melihat tayangan ulang kecuali situasi sangat mendesak.

1 dari 2 halaman

Bukan salah VAR

VAR tidak selalu membantu, ada beberapa kejadian tim dirugikan keputusan VAR atau ketika VAR tidak digunakan. De Bruyne memahami kondisi itu, tapi menurutnya masalah bukan pada teknologi.

"Jelas, terkadang tidak menyenangkan karena Anda mencetak gol lalu harus menunggu VAR check dan semacamnya. Di sisi lain, keputusan yang tepat terbukti tepat," ujar De Bruyne dikutip dari Manchester Evening News.

"Akan selalu ada perdebatan, tapi menurut saya masalahnya bukan VAR. Justu peraturan tertentu yang terkadang membuat wasit kesulitan."

2 dari 2 halaman

Harus lebih jelas

Gelandang Belgia ini menyoroti aturan-aturan terkait VAR yang masih belum jelas. Wasit jadi butuh waktu sedikit lebih lama. Belum lagi ditambah dengan keputusan abu-abu terkait pelanggaran atau semacamnya.

"Jika peraturannya jelas, segalanya jadi lebih mudah bagi semua orang," lanjut De Bruyne.

"Namun, fakta bahwa masih ada banyak perdebatan soal VAR berarti aturannya masih belum jelas atau tampaknya aturan terus berubah."

"Ini hanya opini saya," pungkasnya.

Sumber: Manchester Evening News

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR