BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Marcus Rashford: Saya Bersyukur Bisa Memperkuat Manchester United di Usia Muda

14-10-2020 11:42 | Yaumil Azis

Penyerang Manchester United Marcus Rashford melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Brighton, Sabtu (26/9/20). (c) AP Photo Penyerang Manchester United Marcus Rashford melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Brighton, Sabtu (26/9/20). (c) AP Photo

Bola.net - Bermain di klub besar seperti Manchester United, bagi pemain muda, terkadang menajdi sebuah beban besar. Namun tidak bagi Marcus Rashford yang menganggapnya sebagai berkah tersendiri.

Rashford merupakan pemain jebolan tim akademi yang telah berstatus sebagai pemain Manchester United di tahun 2005. Berkat kerja keras, ia berhasil mencatatkan penampilan debut bersama tim utama pada tahun 2016 lalu.

Ia ditunjuk sebagai pengganti Anthony Martial yang cedera menjelang laga kontra Midtjylland di pentas Liga Europa. Rashford menandai penampilan debutnya tersebut dengan dua gol serta kemenangan telak 5-1.

Tiga hari berselang, Rashford kembali tampil cemerlang saat Manchester United bertemu Arsenal di ajang Premier League. Ia mengantongi dua gol dan satu assist dalam laga yang sukses dimenangkan the Red Devils dengan skor 3-2 itu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Bersyukur Bisa Memperkuat MU

Sejak saat itu, Rashford tidak pernah lagi kembali ke tim muda Manchester United. Meski penghuni kursi kepelatihan selalu mengalami pergantian, dari Louis Van Gaal hingga Ole Gunnar Solskjaer sekarang, Rashford selalu menjadi pilihan.

Semuanya dilalui saat dirinya masih berusia belia. Sekarang umurnya sudah 22 tahun. Rashford mengaku bersyukur bisa mendapatkan kesempatan bermain di Manchester United saat masih muda.

"Saya pikir bermain untuk United dan Timnas Inggris di usia yang muda membantu saya menjadi lebih dewasa lebih cepat dari yang saya bayangkan," ujarnya dikutip dari Sports Mole.

"Saya bersyukur atas kesempatan itu dan sangat senang bisa berada dalam posisi itu. Saya merasa sudah menjadi sangat dewasa. Saya merasa bebas untuk berbicara untuk hal yang saya rasakan dengan sangat kuat," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Tentang Kebebasan Berbicara

Rashford banyak berbicara soal hal-hal genting di dunia, salah satunya adalah kasus rasisme yang seringkali terjadi di dunia sepak bola. Raheem Sterling dan Danny Rose adalah dua orang yang menginspirasi dirinya untuk berbicara.

"Ada banyak orang yang berbicara soal masalah yang mereka rasakan sangat kuat dan itu memberi anda elemen kebebasan untuk berbicara mengenai hal yang penting untuk anda," tutur Rashford.

"Itulah bagaimana pertama kali saya mulai berbicara atas sesuatu yang saya pikir benar. Saya tidak yakin para pemain seharusnya merasa salah karena melakukan itu."

"Semakin dan menjadi semakin penting bagi orang-orang untuk melakukan itu, lebih banyak pembuka mata terhadap seberapa banyak orang yang bisa kami bantu dan pengaruhi. Bagi saya, adalah hal yang baik dan positif bahwa orang-orang merasa bebas untuk berbicara," pungkasnya.

(Sports Mole)

KOMENTAR