BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Marcelo Bielsa: Saya Bukan Mentor Guardiola

01-10-2020 23:45 | Richard Andreas

Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa. (c) AP Photo Pelatih Leeds United Marcelo Bielsa. (c) AP Photo

Bola.net - Marcelo Bielsa dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Ukurannya bukan trofi, tapi filosofi bermain dan gagasan-gagasan liar yang tak pernah habis.

Banyak pelatih top lainnya yang memuji kualitas Bielsa. Bahkan Pep Guardiola, yang dikenal sebagai pelatih paling sukses, menaruh respek begitu tinggi pada Bielsa.

Guardiola pernah belajar banyak hal dari Bielsa, yang kemudian dia terapkan pada karier kepelatihannya -- mulai dari Barcelona, Bayern Munchen, sampai Manchester City.

Sebab itu, Bielsa beberapa kali disebut sebagai guru tak resmi untuk Guardiola, bahkan dipandang lebih hebat. Namun, pandangan ini dibantah langsung oleh Bielsa.

Apa katanya? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Tak merasa jadi mentor

Bielsa bicara menjelang duel Leeds kontra Man City di Premier League akhir pekan ini. Dia menegaskan bahwa saat ini Guardiola dan timnya tengah menunjukkan salah satu permainan terbaik di Eropa.

Sebab itu, Bielsa sendiri tak pernah merasa menjadi guru. Dia yakin Guardiola besar karena gagasan-gagasan murninya sendiri.

"Saya tidak merasa sebagai mentor untuk Guardiola, ada bukti bahwa kasusnya bukan begitu. Jika ada pelatih yang independen dalam gagasannya, Guardiola-lah orangnya," ujar Bielsa kepada Sky Sports.

"Ini bukan hanya karena saya mengatakannya, ini karena timnya bermain tidak seperti tim-tim lain."

2 dari 2 halaman

Imajinasi Pep

Menurut Bielsa, salah satu kemampuan terbaik Pep terletak pada daya imajinasinya. Guardiola memang punya gaya bermain khas, tapi selalu ada sedikit perubahan di sana-sini untuk menyesuaikan dengan lawan.

"Pertama-tama, dia imajinatif. Dia bisa secara instan membentuk solusi untuk masalah-masalah yang dia jumpai, dan dia bisa mengimplementasikan gagasannya," sambung Bielsa.

"Ketika Anda memuji orang lain, penting menjelaskan mengapa. Kita memandang sepak bola dengan cara-cara imajinatif, dan Guardiola membayangkan sepak bola dalam kebebasan mencari solusi dalam permainan," tandasnya.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR