BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Luke Shaw Attack dan Wan-Bissaka Protect: Kombinasi Sempurna Bek Sayap Setan Merah

08-03-2021 09:58 | Asad Arifin

Luke Shaw melakukan duel dengan Joao Cancelo pada Derby Manchester (c) AP Photo Luke Shaw melakukan duel dengan Joao Cancelo pada Derby Manchester (c) AP Photo

Bola.net - Kinerja lini belakang Manchester United acap kali mendapat kritik dari banyak pihak. Akan tetapi, kombinasi Luke Shaw dan Aaron Wan-Bissaka menunjukkan kinerja yang sempurna.

Lini belakang selama ini sering disebut sebagai titik lemah Setan Merah. Sebagai catatan, mereka telah kebobolan 32 gol dari 28 laga di Premier League. United kebobolan jauh lebih banyak dari Man City [19 gol].

Duet Harry Maguire dan Victor Lindelof dinilai belum cukup solid, khususnya Lindelof. Selain itu, performa David de Gea juga sering dinilai minor oleh sejumlah pandit sepak bola di Inggris.

Lalu, bagaimana dengan performa dua bek sayap United.

1 dari 3 halaman

Luke Shaw Attack

Skuat Manchester United merayakan gol Luke Shaw ke gawang Manchester City (c) AP Photo Skuat Manchester United merayakan gol Luke Shaw ke gawang Manchester City (c) AP Photo

Luke Shaw tampil apik pada dua musim terakhir. Musim 2020/2021 ini, performanya makin apik justru ketika United membeli Alex Telles. Luke Shaw bermain secara reguler untuk posisi bek kiri United.

Salah satu kelebihan Luke Shaw adalah menyerang. Dia mencetak gol ketika United menang atas Man City di pekan ke-27 Premier League 2020/2021. Shaw mencetak gol lewat serangan cepat dan rapi khas United.

Dikutip dari Squawka, Shaw punya catatan statistik yang luar biasa musim ini. Shaw telah membuat lima assist. Selain itu, dia juga telah mengkreasi 50 peluang dengan tujuh di antaranya sebagai peluang emas.

Pemain 25 tahun juga sangat rajin masuk ke area kotak penalti lawan. Selain itu, dia juga melakukan 44 umpan crossing yang sukses. Paling banyak kedua di antara bek Premier League lain.

2 dari 3 halaman

Aaron Wan-Bissaka Protec

Bek kanan Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, di laga melawan Southampton di pekan ke-22 Premier League 2020/2021 (c) AP Photo Bek kanan Manchester United, Aaron Wan-Bissaka, di laga melawan Southampton di pekan ke-22 Premier League 2020/2021 (c) AP Photo

Wan-Bissaka sendiri sudah tampil apik sejak musim 2019/2020 lalu, yang merupakan musim pertamanya di United. Mantan bek Crystal Palace itu tampil konsisten dan selalu menjadi pilihan utama di posisi bek kanan.

Wan-Bissaka punya karakter berbeda dengan Luke Shaw. Wan-Bissaka punya kemampuan bertahan lebih baik dibanding Shaw. Catan statistiknya pun cukup baik jika dibanding bek Premier League lainnya.

Wan-Bissaka telah melakukan 75 tekel, paling banyak dibanding bek Premier League lain. Lalu, dia mencatatkan 41 sapuan dan memenangkan 139 kali duel dengan lawan.

Statistik apik Wan-Bissaka masih bisa dilihat dari aspek pemulihan penguasaan bola. Dia benar-benar sangat vital untuk lini belakang United.

3 dari 3 halaman

Kombinasi Sempurna

Luks Shaw dan Wan-Bissaka punya karakter yang berbeda. Nama yang disebut pertama punya karakter menyerang yang dominan, sementara nama yang kedua sangat solid ketika membantu pertahanan.

Karakter itu menjadi kombinasi yang sempurna bagi United. Saat Luke Shaw membantu Anthony Martial dan Marcus Rashford untuk menyerang, United masih punya Wan-Bissaka untuk menjaga lini belakang.

Melihat kombinasi apik Shaw dan Wan-Bissaka, Solskjaer harusnya bisa merasa tenang dengan komposisi timnya untuk posisi bek sayap. Kini, dia hanya perlu mencari konsistensi untuk posisi bek tengah dan penjaga gawang.

Sumber: Squawka

KOMENTAR