BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Lockdown Corona di Negeri Premier League, yang Boleh dan Tak Boleh Dilakukan

24-03-2020 14:33 | Gia Yuda Pradana

Stadion Wembley di Inggris (c) AP Photo
Stadion Wembley di Inggris (c) AP Photo

Bola.net - Kompetisi Premier League Inggris sejak beberapa pekan lalu telah dihentikan sementara akibat virus Corona. Sekarang, seluruh Britania Raya bahkan telah lockdown seiring meningkatnya jumlah kasus positif Corona.

Hal ini diumumkan oleh Perdana Menteri Britania Raya, Boris Johnson. Aturan-aturan baru yang ketat pun diberlakukan.

Apa saya yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama lockdown ini? Seperti dilansir Evening Standard, berikut rangkumannya.

1 dari 4 halaman

Belanja Hanya untuk Kebutuhan Pokok

Masyarakat diperbolehkan keluar rumah hanya untuk belanja kebutuhan-kebutuhan pokok, seperti makanan dan obat-obatan. Itu pun sangat dianjurkan sejarang mungkin, dan kalau bisa cukup dengan menggunakan jasa antar.

Sang Perdana Menteri mengatakan, semua toko yang tidak menjual kebutuhan pokok, termasuk toko baju dan toko elektronik, harus segera ditutup.

2 dari 4 halaman

Olahraga Sekali Sehari

Boris Johnson menerangkan: "Kalian sebaiknya tidak bertemu dengan teman-teman. Jika teman kalian mengajak bertemu, katakan tidak."

Sementara itu, olahraga di luar rumah, seperti lari atau bersepeda di taman, masih diperbolehkan, tapi harus sendirian atau bersama anggota keluarga, dan cukup sekali sehari.

Meski melakukan aktivitas ini, warga diingatkan untuk meminimalkan waktu di luar rumah, dan memastikan berada dalam jarak minimal dua meter dengan orang lain.

3 dari 4 halaman

Keperluan Medis

Semua keperluan medis, termasuk merawat orang sakit, juga menjadi alasan diperbolehkannya keluar rumah. Ini termasuk mendonorkan darah.

4 dari 4 halaman

Kerja Dari Rumah

Perjalanan ke dan dari tempat kerja hanya diperbolehkan untuk para pekerja inti dan mereka yang benar-benar tidak bisa kerja dari rumah.

Itu meliputi dokter, perawat, hingga jasa pengiriman.

Kebijakan ini diberlakukan setidaknya hingga tiga minggu ke depan. Keputusan selanjutnya tergantung situasinya nanti.

Sumber: Evening Standard

KOMENTAR