BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Liverpool Terus Pantau Striker Lille Ini, Siap Beli Jika Masuk Daftar Jual

03-08-2021 22:43 | Dimas Ardi Prasetya

Jonathan David. (c) AP Photo
Jonathan David. (c) AP Photo

Bola.net - Raksasa Premier League Liverpool dikabarkan terus memantau penyerang Lille Jonathan David dan akan membelinya jika klub Ligue 1 itu memasukkannya dalam daftar jual.

Penyerang asal Kanada itu mengawali karir profesionalnya di Belgia bersama klub Gent. Ia bermain di sana selama dua tahun sebelum akhirnya pindah ke Lille pada musim panas 2020 kemarin.

Di Lille, ia tampil padu bersama Burak Yilmaz. David mengemas 13 gol dan tiga assist dari 37 penampilan di Ligue 1.

Performa David itu pun membantu Lille mengalahkan PSG dalam perburuan gelar juara Ligue 1. Penampilan pemain 21 tahun itu pun menarik perhatian sejumlah tim besar Eropa.

1 dari 2 halaman

Liverpool Pantau David

Salah satu tim yang disebut tertarik pada performa Jonathan David adalah Liverpool. Klub Merseyside itu disebut sudah mengirimkan scout untuk terus memantau permainan sang striker.

Kabar itu dilansir oleh TSN. Media asal Kanada itu juga mengklaim Liverpool siap untuk memboyong David ke Anfield.

Namun hanya saat Lille bersedia melepasnya. Jadi sekarang ini Liverpool hanya akan terus memantau perkembangan sang pemain di klub tersebut.

Lille sendiri disebut bisa saja melepas David. Sebab mereka disebut sedang butuh tambahan duit karena mengalami masalah finansial.

2 dari 2 halaman

Liverpool Obral Pemain

Liverpool sendiri musim panas ini juga disebut sedang mengobral sejumlah pemainnya. Terutama para pemain lapis keduanya.

Sebelumnya mereka sudah melepas Marko Grujic dan Harry Wilson. Masih ada beberapa pemain lain yang akan menyusul, termasuk dari lini serang.

Liverpool disebut akan melego Divock Origi. Demikian juga dengan Xherdan Shaqiri.

Dana dari penjualan pemain itu bisa saja digunakan Liverpool untuk memboyong Jonathan David. Lille sendiri musim panas ini sudah melepas Mike Maignan dan Boubakary Soumare demi mengatasi masalah keuangan mereka.

(TSN)

KOMENTAR