BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Liverpool Cerdas! 10 Pemain 'Bapuk' yang Sukses Dijual Mahal ke Klub Lain Era Jurgen Klopp

02-08-2021 13:15 | Asad Arifin

Mamadou Sakho (c) AFP
Mamadou Sakho (c) AFP

Bola.net - Liverpool acap kali mendapat pujian dari manuver transfer yang dilakukan. The Reds, di bawah kendali Jurgen Klopp dan Michael Edwards, mampu mendapat pemain bintang dengan harga yang terjangkau.

Alisson Becker dibeli dari AS Roma dengan harga 62 juta euro. Harga yang dinilai murah jika melihat kualitas dan dampak yang ditampilkan. Lalu, ada Mohamed Salah yang dibeli dengan harga 42 juta euro, lagi-lagi dari Roma.

Selain dua nama itu, ada Sadio Mane dan Andy Robertson yang didapat dengan harga terjangkau. Keduanya menjadi bagian penting dari skuad Liverpool yang meraih gelar juara Liga Champions dan Premier League.

Namun, keceredasan Liverpool di bursa transfer pada era Klopp bukan hanya soal membeli pemain. Liverpool juga melepas pemain dengan cerdas dan menguntungkan. Butuh bukti? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 10 halaman

Harry Wilson

Harry Wilson (c) LFC
Harry Wilson (c) LFC

Wilson promosi ke tim utama Liverpool pada 2016 lalu. Namun, dia tidak pernah jadi andalan di tim utama. Sejak promosi, Wilson dipinjamkan ke empat tim berbeda. Wilson tampil bagus, terutama bersama klub Championship.

Pada awal musim 2021/2022, Wilson dilepas secara permanen. Wilson dibeli Fulham dengan harga 14 juta euro. Wilson punya potensi. Namun, dia kesulitan bersaing di tim utama. 14 juta euro adalah nilai yang besar bagi The Reds.

2 dari 10 halaman

Marko Grujic

Marko Grujic (c) lfc
Marko Grujic (c) lfc

Marko Grujic adalah pemain pertama yang dibeli Liverpool pada era Jurgen Klopp. Grujic dibeli dari Red Star Belgrade dengan harga 5,1 juta euro pada 2016 lalu. Selama ini, Grujic lebih sering dipinjamkan ke klub lain.

Grujic tidak punya masa depan di Liverpool, tapi dia masih memberi kontribusi dari sisi finansial. Pada musim panas 2021 ini, Liverpool mendapatkan 12 juta euro dari penjualan Grujic ke Porto. Liverpool untung cukup besar dari transaksi ini.

3 dari 10 halaman

Rhian Brewster

Penyerang muda Liverpool, Rhian Brewster, usai mencetak gol ke gawang FC Salzburg di laga uji coba. (c) Twitter Rhian Brewster
Penyerang muda Liverpool, Rhian Brewster, usai mencetak gol ke gawang FC Salzburg di laga uji coba. (c) Twitter Rhian Brewster

Brewster adalah bagian dari skuad Inggris yang menjadi juara Piala Dunia Uu-17 2017. Brewster diprediksi bisa jadi penyerang top. Namun, Brewster gagal bersaing di tim utama Liverpool.

Walau belum menunjukkan performa yang meyakinkan di level senior, Liverpool mampu mendapatkan harga bagus dari transfer Brewster ke Sheffield. Pemain 21 tahun dilepas dengan banderol 26 juta euro. Dia kemudian gagal total di Sheffield musim lalu.

4 dari 10 halaman

Danny Ings

Danny Ings (c) lfc
Danny Ings (c) lfc

Liverpool mendatangkan Danny Ings dengan status free transfer pada 2015. Sebelumnya, Ings tampil gemilang bersama Burnley. Namun, Ings gagal total sejak pindah ke Anfield.

Liverpool melepas Ings ke Southampton dengan harga 22 juta euro. Harga yang sangat mahal untuk pemain yang lebih sering duduk di bangku cadangan. Akan tetapi, bagi Southampton, harga itu nampak masuk akal karena Ings tampil tajam bersama mereka.

5 dari 10 halaman

Joe Allen

Gelandang timnas Wales Joe Allen. (c) AP Photo
Gelandang timnas Wales Joe Allen. (c) AP Photo

Liverpool berharap mendapat sosok layaknya Xabi Alonso saat membeli Joe Allen dari Swansea pada 2012. Awalnya, Allen tampil bagus. Namun, kedatangan Klopp membuat pemain asal Wales kehilangan tempat di tim utama.

Walau pamor Joe Allen mulai menurun. The Reds tetap mampu menjualnya dengan harga mahal. Liverpool mendapatkan kompensasi senilai 15 juta euro. Nilai itu sejatinya lebih rendah dari harga belinya, 19 juta euro.

Namun, dengan kontrak yang tersisa 12 bulan saja, Liverpool untung besar dari transfer Allen.

6 dari 10 halaman

Danny Ward

Danny Ward (c) LFC
Danny Ward (c) LFC

Fans Liverpool mungkin bingung mendengar nama Danny Ward masuk daftar ini. Ward bukan sosok yang familiar. Sebab, dia hampir tidak pernah jadi andalan Liverpool. Namun, dia memberikan uang besar.

Ward adalah kiper pelapis Liverpool. Jika tidak diplot menjadi kiper ketiga, maka dia acap kali dipinjamkan ke klub lain. Ward pindah ke Leicester pada 2018 lalu dengan transfer 14 juta euro. Untung besar, Liverpool!

7 dari 10 halaman

Dominic Solanke

Dominic Solanke (c) AFP
Dominic Solanke (c) AFP

Solanke harusnya masuk dalam daftar transfer gagal Liverpool. Solanke menjadi juara di Euro U-17 dan Piala Dunia U-20 bersama timnas Inggris. Dia bergabung dengan Liverpool pada 2017 dari Chelsea dengan status free transfer.

Solanke gagal total di Liverpool. Dia tidak mampu menembus tim utama dan lebih sering duduk di bangku cadangan. Namun, transfer gagal ini ditutup Liverpool dengan apik. Liverpool mendapatkan 21 juta euro dari penjualan Solanke ke Bournemouth.

8 dari 10 halaman

Mamadou Sakho

Mamadou Sakho (c) Liverpool FC
Mamadou Sakho (c) Liverpool FC

Sakho sempat menjadi andalan Liverpool di lini belakang. Namun, Jurgen Klopp tidak cukup puas dengan performanya. Sakho dijual ke Crystal Palace pada 2017 dengan harga 28 juta euro. Transfer brilian bagi Liverpool.

Sakho mengalami musim yang sulit pada 2016/2017. Dia tidak jadi pilihan utama di Liverpool. Sakho lalu dipinjamkan ke Palace pada Januari 2017. Walau hanya memainkan delapan laga selama setengah musim, dia dibeli dengan sangat mahal.

9 dari 10 halaman

Christian Benteke

Benteke (c) LFC
Benteke (c) LFC

Liverpool membeli Benteke dengan harga 46 juta euro dari Aston Villa pada 2015. Satu tahun kemudian, Benteke dilepas ke Crystal Palace dengan harga 31 juta euro. Liverpool, di atas kertas, rugi dari transfer Benteke.

Namun, jika melihat performa buruk Benteke di Liverpool, uang yang didapat dari Palace sangat besar. Keputusan Liverpool melepas Benteke dengan cepat juga sangat jitu. Sebab, dia tidak pernah konsisten berada di top level.

10 dari 10 halaman

Jordon Ibe

Jordon Ibe (c) PA
Jordon Ibe (c) PA

Ibe sempat digadang-gadang bakal jadi pemain bintang Liverpool. Dia mulai bermain untuk tim utama pada 2012. Akan tetapi, Ibe tidak pernah benar-benar jadi andalan. Musim 2015/2016 adalah musim terbaiknya, tapi jauh dari gemilang.

Ibe bisa dikatakan gagal di Liverpool. Namun, klub mampu mendapat harga mahal dari transfernya menuju Bournemouth. Ibe dijual dengan harga 18 juta euro. Setelah pindah, Ibe gagal menunjukkan performa yang impresif.

Sumber: Planet Football

KOMENTAR