BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Lini Tengah Manchester United Sesak, Nemanja Matic Woles

03-10-2020 14:20 | Serafin Unus Pasi

Nemanja Matic (c) MUFC Official Nemanja Matic (c) MUFC Official

Bola.net - Gelandang Manchester United, Nemanja Matic mengaku santai dengan banyaknya stok gelandang timnya. Ia mengaku bahwa persaingan itu merupakan sesuatu yang bagus untuk timnya.

Saat ini Manchester United memiliki stok gelandang yang cukup berlebih. Ada Nemanja Matic, Paul Pogba, Scott McTominay dan Fred yang menjadi andalan Solskjaer di lini tengah MU.

Namun di musim panas ini lini tengah MU semakin padat. Setelah Setan Merah memutuskan mendatangkan Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam.

Matic mengaku tidak khawatir dengan berlebihnya stok gelandang MU ini. "Kami memiliki tim yang besar, di mana lini tengah kami sangat kuat," ujar Matic kepada United Review.

Baca komentar lengkap pemain asal Serbia itu di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Kompetisi Sehat

Matic menyebut bahwa stok gelandang yang berlebih itu merupakan satu nilai positif.

Karena ia menilai masing-masing gelandang MU akan mendorong satu sama lain untuk bisa lebih baik lagi.

"Saya rasa selalu menyenangkan memiliki kompetisi di dalam tim. Kompetisi yang sehati itu bagus untuk tim ini sehingga kami siap untuk berjuang."

2 dari 3 halaman

Terserah Pelatih

Matic juga tidak terlalu risau jika ia tidak jadi pemain utama MU. Ia menilai sang manajer memiliki kewenangan penuh menentukan siapa yang bermain dan siapa yang duduk di bangku cadangan.

"Manajer adalah soosk yang menentukan siapa yang akan bermain, karena ketika anda bermain untuk Manchester United anda harus memenangkan setiap pertandingan."

"Anda harus berjuang untuk memenangkan gelar juara. Kita akan lihat apakah kami memiliki kualitas yang memadai untuk itu, namun saya yakin kami memiliki kualitas itu." ujarnya.

3 dari 3 halaman

Momentum Positif

Manchester United saat ini memiliki momentum yang positif.

Setan Merah sudah mengamankan tiga kemenangan beruntun jelang laga akhir pekan ini.

(United Review)

KOMENTAR