BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Lima Pelajaran dari Kemenangan Telak Juventus di Derby Della Mole: Cristiano Ronaldo Belum Habis!

05-07-2020 01:13 | Serafin Unus Pasi

Skuat Juventus merayakan gol Paulo Dybala ke gawang Torino (c) AP Photo Skuat Juventus merayakan gol Paulo Dybala ke gawang Torino (c) AP Photo

Bola.net - Juara bertahan Serie A, Juventus kembali menunjukkan performa yang impresif di Giornata ke-30 Serie A musim ini. Menjamu Torino di Allianz Stadium Turin, Si Nyonya Tua menang dengan skor 4-1.

Selayaknya derby-derby Della Mole sebelumnya, pertandingan kali ini tetap menghadirkan atmosfer yang panas antara dua tim sekota. Kendati pertandingan digelar tanpa penonton karena protokol kesehatan COVID-19.

Pada laga ini, Juventus menunjukkan penampilan yang menjanjikan. Mereka menghempaskan Il Toro dengan skor telak 4-1, sehingga mereka kini kembali nyaman di puncak klasemen Serie A.

Redaksi Bolanet melihat ada setidaknya lima hal yang bisa dipetik menjadi pelajaran di laga Derby Della Mole kali ini. Apakah itu? Silakan scroll ke bawah.

1 dari 5 halaman

Cristiano Ronaldo Belum Habis

Ekspresi Cristiano Ronaldo sebelum mengeksekusi tendangan bebas ke gawang Torino, Sabtu (4/7/2020) (c) AP Photo Ekspresi Cristiano Ronaldo sebelum mengeksekusi tendangan bebas ke gawang Torino, Sabtu (4/7/2020) (c) AP Photo

Pelajaran pertama adalah Cristiano Ronaldo masih belum habis. Konteksnya adalah dalam masalah tendangan bebas.

Di masa mudanya, Ronaldo memang dikenal sebagai pengambil tendangan bebas yang mematikan. Namun kemampuannya mengeksekusi bola-bola mati itu mulai menurun dalam empat tahun terakhir.

Semenjak pindah ke Juventus, tahun 2018 silam, Ronaldo sama sekali tidak pernah membuat gol dari tendangan bebas. Data Opta Paolo menunjukkan bahwa Ronaldo sudah melepaskan 42 tembakan bebas, namun di percobaan ke 43 baru tembakannya akhirnya masuk ke gawang.

2 dari 5 halaman

De Ligt Kumat Lagi

Matthijs De Ligt, Juventus (c) AP Photo Matthijs De Ligt, Juventus (c) AP Photo

Pelajaran kedua yang bisa dipetik dari pertandingan antara Juventus dan Torino ini adalah kumatnya blunder yang dibuat Matthijs De Ligt.

Bek termahal Juventus itu memang punya kecenderungan membuat blunder di awal-awal karirnya di Turin. Ia beberapa kali membuat kesalahan di awal musim kemarin sehingga timnya beberapa kali dihukum penalti.

Namun performa De Ligt sempat membaik ketika mendekati akhir tahun 2019 kemarin. Namun sayang ia kembali membuat blunder sehingga Torino sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 di babak pertama.

3 dari 5 halaman

Kebangkitan Belotti

Kapten Torino, Andrea Belotti (c) AP Photo Kapten Torino, Andrea Belotti (c) AP Photo

Pelajaran ketiga yang bisa dipetik dari pertandingan antara Juventus dan Torino adalah kebangkitan seorang Andrea Belotti.

Beberapa tahun yang lalu, Belotti sempat punya reputasi sebagai salah satu striker tertajam di Serie A. Namun dua musim terakhir, performanya relatif menurun di lini serang Il Toro.

Namun musim ini, Belotti tercatat sudah mengemas 18 gol dari 35 pertandingan. Ia juga sudah mencetak empat gol beruntun di ajang Serie A, sehingga striker 26 tahun itu mulai menunjukkan kemampuan terbaiknya sekali lagi.

4 dari 5 halaman

Cuadrado Semakin Nyaman di Bek Kanan

Juan Cuadrado (c) JFC Juan Cuadrado (c) JFC

Pelajaran keempat yang bisa dipetik dari laga Derby Della Mole adalah Juan Cuadrado yang semakin nyaman bermain sebagai bek.

Musim ini, Cuadrado memang sering diplot menjadi bek kanan oleh Maurizio Sarri. Dari 27 pertandingan di Serie A musim ini, ia 23 kali diplot oleh Maurizio Sarri sebagai bek kanan.

Keputusan Sarri itu terlihat membuahkan hasil. Pada laga ini, Cuadrado berperan besar kepada kemenangan Juventus, di mana ia membuat satu gol dan satu assist bagi Si Nyonya Tua.

5 dari 5 halaman

Mental Juara Semakin Terlihat

Pemain Juventus mengenakan masker. (c) Juventus FC Pemain Juventus mengenakan masker. (c) Juventus FC

Pelajaran kelima yang bisa dipetik dari laga Juventus vs Torino adalah mental juara Si Nyonya Tua yang sudah semakin terlihat.

Pada laga ini, terutama di awal babak kedua, Juventus sempat dibuat keteteran oleh Torino. Sang tamu sempat agresif dalam mencoba mengejar gol penyama kedudukan setelah tertinggal 2-1 di babak pertama.

Namun Juventus tidak panik. Mereka secara perlahan kembali mendominasi bola, dan kemudian dengan ketenangan mereka, mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 4-1 di akhir laga.

KOMENTAR