Legenda Belanda Kritik Donny van de Beek: Pindah ke MU Kesalahan, Dia Tidak Terlalu Bagus

Asad Arifin | 7 September 2021, 09:14
Donny van de Beek (c) AP Photo
Donny van de Beek (c) AP Photo

Bola.net - Legenda sepak bola Belanda, Marco van Basten, memberi kritik pedas pada Donny van de Beek. Sejak awal, Basten melihat keputusan sang gelandang pindah ke Manchester United tidak cerdas dan terlalu tinggi.


Donny van de Beek bergabung dengan United pada awal musim 2019/2020 lalu. Dia dibeli dengan harga 40 juta euro usai menampilkan performa impresif bersama Ajax Amsterdam.

Namun, kegemilangan Van de Beek saat masih di Ajax sirna seketika dia berada di Old Trafford. Pemain 24 tahun itu lebih sering duduk di bangku cadangan, daripada bermain dan menunjukkan aksi gemilang.

1 dari 2 halaman

Terlalu Tinggi

Van Basten menilai pilihan Donny van de Beek pindah ke Inggris bukan hal yang cerdas. Dia melompat terlalu tinggi, sedangkan secara kualitas dia belum siap untuk berada pada level yang sangat kompetitif.

"Itu bukan pilihan yang cerdas. Jika Anda mengatakan Anda berbicara dengan Real Madrid dan kemudian pergi ke Manchester United, Anda bertaruh terlalu tinggi," kata Van Basten dikutip Voetbal Zone.

Menurut eks pemain AC Milan itu, Donny van de Beek memang gemilang ketika masih di Ajax. Namun, level sepak bola di Belanda berbeda dengan Inggris.

"Van de Beek tidak sebagus itu. Sebagai nomor 10 di Ajax itu jauh lebih mudah daripada sebagai nomor 10 di Spanyol atau Inggris. Di Belanda Anda mendapatkan banyak bantuan, Anda mendapatkan peluang, tapi tidak di luar negeri," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Masih Optimis

Donny van de Beek memang berada dalam situasi yang sulit. Namun, andalan timnas Belanda itu tidak pernah kehilangan optimisme. Dia yakin masih punya masa depan di United dan punya percakapan bagus dengan Ole Gunnar Solskjaer.

"Perbincangan dengan Solskjær jika dibandingkan dengan musim panas lalu, segalanya jauh lebih jelas sekarang. Saya memiliki harapan Donny akan mendapatkan kesempatannya," kata agen Van de Beek, Guido Albers.

"Donny bekerja sangat keras di musim panas. Dia hanya punya tujuh hari libur. Sisa musim panas dia berlatih untuk menjadi sangat fit. Dia benar-benar siap," tegas Guido Albers.

Sumber: Voetbal Zone

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR