BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kritik untuk Kai Havertz dan Ruang Ganti Chelsea yang 'Terlalu Baik'

22-01-2021 05:20 | Richard Andreas

Pemain Chelsea, Kai Havertz. (c) AP Photo Pemain Chelsea, Kai Havertz. (c) AP Photo

Bola.net - Kai Havertz masih terus kesulitan di Chelsea. Musim 2020/21 ini merupakan musim pertamanya di Premier League, dan hingga kini dia belum juga menemukan performa terbaiknya.

Gelandang Jerman ini merupakan pembelian termahal Chelsea dari belanja besar musim panas lalu. Nahas, sejauh ini justru Havertz yang tampil paling buruk di antara yang lain.

Dia tampak tersesat di lapangan, tidak bisa menemukan posisi terbaiknya. Performanya jauh dari harapan, mudah kehilangan bola, dan tampak lesu.

Di antara semua kekurangan tersebut, gestur Havertz jadi yang paling mencemaskan menurut mantan bek Chelsea, Robert Huth. Apa maksudnya?

1 dari 2 halaman

Bahasa tubuh Havertz

Huth mengamati permainan Havertz dan dia menilai ada sejumlah masalah. Yang paling kentara adalah bahasa tubuh Havertz, tampak lesu dan tidak benar-benar terpacu untuk tampil apik.

"Saya hanya tidak menyukai bahasa tubuhnya, dia tampak terlalu menggampangkan," buka Huth dikutip dari Goal.

"Benar ini baru musim pertamanya, tapi dia sepertinya tidak benar-benar terganggu. Dia mudah kehilangan bola, mudah memberikannya pada lawan, dan tidak mengejarnya kembali."

"Benar sulit datang ke klub baru tanpa dukungan fans, tapi Anda harus mencari cara menyulut semangat diri," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Pemimpin internal

Huth meyakini semangat Havertz perlu dilecut, dan ini bukan hanya tugas Frank Lampard sebagai pelatih. Sebaliknya, para pemain Chelsea justru harus bisa mengkritik dan memotivasi satu sama lain.

"Mungkin Chelsea tidak memiliki pemimpin internal yang bisa membicarakan hal-hal seperti itu [mengkritik satu sama lain]," lanjut Huth.

"Memang diskusinya tidak selalu baik ketika Anda tampil buruk, tapi itu diperlukan. Havertz membutuhkan kritik dari orang lain untuk memberi tahunya apa yang diperlukan di Premier League."

"Mungkin seisi ruang ganti mereka bersikap terlalu baik," pungkasnya.

Sumber: Goal

KOMENTAR