BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Kontrak Baru Mo Salah Bisa Picu Masalah di Liverpool! Begini Klaim Owen

17-09-2021 07:04 | Yaumil Azis

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah. (c) AP Photo
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah. (c) AP Photo

Bola.net - Momen ketika Mohamed Salah menandantangani kontrak baru adalah sesuatu yang sedang dinanti-nanti oleh fans Liverpool. Tapi ternyata, ada hal buruk yang menanti jika benar sang bintang menambah masa abdinya.

Mo Salah tidak hanya menarik perhatian publik ketika berhasil mencetak 44 gol dari 52 penampilan di semua kompetisi pada musim perdananya bersama Liverpool. Namun juga klub-klub papan atas Eropa lainnya.

Konsistensi mencetak gol penyerang asal Mesir tersebut tetap terjaga di musim-musim berikutnya. Klub peminat pun saat ini mulai berjaga-jaga dan siap menampungnya kalau Liverpool tak lagi membutuhkan.

Sejauh ini, Liverpool masih butuh Mohamed Salah. Tapi keduanya bisa berpisah lebih cepat kalau sang pemain masih belum membubuhkan tanda tangannya di kontrak terbaru dalam waktu dekat ini.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Kontrak Besar Terakhir Mo Salah

Perlu diketahui bahwa kontrak Mohamed Salah saat ini cuma berlaku hingga tahun 2023. Itu artinya, kalau kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan, maka Liverpool harus menjualnya di musim panas tahun depan.

Fans Liverpool tentunya ingin segera melihat Mo Salah memperpanjang kontrak. Namun legenda klub, Michael Owen, tidak menyarankannya. Sebab ia merasa itu bisa menciptakan masalah lain buat the Reds.

"Saya membayangkan kalau ini akan menjadi yang paling rumit, sebab ini mungkin bakalan menjadi kontrak besar terakhirnya," ujar Owen kepada BT Sport.

"Dari sudut pandang klub. Saya tahu semuanya berkata, 'berikan apa yang dia mau'. Tapi sesungguhnya fans tidak menginginkan itu," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Bisa Bikin Masalah

Masalah yang bisa timbul dari kontrak baru Mo Salah adalah rasa iri dari pemain lain. Owen menjadikan klub rival, Arsenal, sebagai contoh yang nyata dalam kasus kontrak baru Pierre-Emerick Aubameyang.

"Anda membutuhkan struktur. Jika anda memberikan Mo Salah gaji dua kali lipat dari [Virgil] van Dijk, secara tiba-tiba akan ada masalah dalam kamp."

"Kami telah melihat banyak contoh seperti itu selama bertahun-tahun, terutama di Arsenal. Aubameyang baru saja diberikan apa yang dia mau dan sekarang lihat..."

"Ini adalah kontrak besar terakhirnya. Dia takkan pindah dan menjalani apa pun yang dia lakukan dalam sepekan. Tidak semudah itu. Saya pikir anda harus memiliki rasa hormat dan keseimbangan tanpa klub," pungkasnya.

(BT Sport)

KOMENTAR