Ketika Liverpool Lepaskan Kakinya dari Pedal Gas, Terjadilah Hasil Imbang Lawan West Brom

Dimas Ardi Prasetya | 28 Desember 2020, 19:57
Duel Liverpool vs West Brom di matchday 15 Premier League 2020-21 di Anfield, Minggu (27/12/2020) malam WIB. (c) Pool PA via AP Photo
Duel Liverpool vs West Brom di matchday 15 Premier League 2020-21 di Anfield, Minggu (27/12/2020) malam WIB. (c) Pool PA via AP Photo

Bola.net - Eks bek kiri Liverpool Stephan Warnock mengatakan Jordan Henderson dkk tampak berpuas diri dan melepas kakinya dari pedal gas saat bermain melawan West Brom.


Sebelum menghadapi West Brom, Liverpool tampil perkasa. Mereka menang telak 7-0 atas Crystal Palace di pekan ke-14.

Jadi wajar jika di laga lawan West Brom di pekan ke-15 ini, mereka diprediksi bisa menang lagi. Namun prediksi itu meleset.

Liverpool kesulitan menghadapi West Brom yang bermain ultra defensif. Alhasil mereka dipaksa bermain imbang dengan skor 1-1 saja.

1 dari 3 halaman

Liverpool Angkat Kakinya dari Pedal Gas

Usai pertandingan, penampilan Liverpool menuai kritikan dari Stephan Warnock. Ia mengatakan tim asuhan Jurgen Klopp tampaknya terlihat sudah berpuas diri.

Mereka bahkan disebutnya terlihat terlalu percaya diri akan bisa mengalahkan West Brom dengan mudah. Warnock juga mengatakan penampilan Liverpool di babak kedua malah terlihat lebih parah.

“Mereka semua mengangkat kakinya dari pedal gas dan mengira permainan telah dimenangkan. Mereka semua berpikir itu terlalu mudah dan mereka harus berbuat lebih banyak," serunya pada acara BBC Match of the Day 2.

“Saya pikir standar yang kami harapkan dari Liverpool turun di babak kedua,” sambung Warnock.

2 dari 3 halaman

Pujian untuk West Brom

Stephan Warnock kemudian memberikan pujiannya kepada West Brom. Ia terkesan dengan kegigihan tim tersebut menjalankan taktik yang telah dirancang oleh Sam Allardyce.

“Hampir terasa terlalu mudah bagi mereka, bukan? Itu seperti pertandingan latihan di babak pertama. Itu gelombang demi gelombang serangan. West Brom tidak benar-benar mengembalikan apa pun karena mereka dibekap. Anda masih merasa Liverpool harus memberi lebih," ujarnya.

“Dengan cara West Brom menjaga rencana permainan mereka, bahkan setelah tertinggal satu gol, itu adalah hal yang mengesankan. Bahkan ketika Anda tertinggal satu gol, Anda bertanya pada diri sendiri apakah Anda percaya pada apa yang Anda lakukan," ucapnya.

"Mereka sangat berani dalam apa yang mereka lakukan," puji Warnock.

3 dari 3 halaman

Bekap Trio Lini Serang Liverpool

Sadio Mane beraksi di laga Liverpool vs West Brom, Minggu (27/12/2020) malam WIB. (c) Pool PA via AP Photo

Stephan Warnock kemudian juga memuji cara West Brom menjaga lini belakang mereka tetap aman dari ancaman dari trio lini serang Liverpool; Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino. Ia melihat mereka tetap tenang, menjaga jarak antar pemain dengan rapat dan tak memberikan celah sama sekali pada ketiganya untuk berkreasi.

"Yang terpenting ketika Anda pergi ke Anfield adalah Anda tahu bahwa Anda harus merelakan penguasaan bola. Liverpool memiliki 78% penguasaan dan West Brom memiliki 22%, tetapi mereka sangat terorganisir dan memasang perangkap," tuturnya.

“Mereka tetap bagus dan sempit dan tidak memberikan ruang bagi Liverpool untuk menerobos dan memasukkan bola ke pemain seperti Roberto Firmino dan Curtis Jones. Mereka menghentikan permainan rumit dari tiga penyerang dan melakukannya dengan sempurna. Mereka membuatnya sangat sulit," pujinya.

Hasil imbang lawan West Brom ini adalah ketiga kalinya Liverpool ditahan imbang tim-tim papan bawah. Sebelumnya mereka ditahan imbang oleh Fulham dan Brighton.

(BBC)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR