BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Keras Kepala! Sarri Ngotot Pertahankan Filosofinya

03-04-2019 10:20 | Richard Andreas

Maurizio Sarri. (c) AP Maurizio Sarri. (c) AP

Bola.net - Bos Chelsea, Maurizio Sarri menegaskan bakal terus mempertahankan filosofi sepak bolanya meski terus ditekan suporter setia The Blues. Sebagai pelatih, dia yakin adalah suatu kewajiban untuk meyakini gaya sepak bola yang dia usung.

Sarri dikenal dengan taktik yang disebut Sarriball. Pada intinya, dia menerapkan gaya bermain yang mengalirkan bola-bola pendek, membangun serangan dari belakang, dan memanfaatkan peran Jorginho sebagai deep lying playmaker.

Taktik ini cukup manjur saat dia masih menangani Napoli beberapa tahun terakhir. Namun, pada musim pertamanya bersama Chelsea sekarang, taktik itu sedikit macet. Penampilan Chelsea tidak benar-benar meyakinkan, Sarriball gagal memenangkan hati fans.

Terbukti, dalam beberapa laga kadang terakhir Chelsea, publik Stamford Bridge terus menghina Sarri dan taktiknya. Biar begitu, Sarri mengaku tidak cemas. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Tetap Yakin

Pertama-tama, Sarri mengakui saat ini Chelsea tidak bermain baik. Sebab itu dia ingin skuatnya mengembangkan gaya sepak bola mereka. Sarri mengakui menerapkan taktik itu tidak mudah, khususnya saat dia masih beradaptasi di musim pertamanya.

"Saat ini kami tidak bermain cukup bagus. Kami harus berkembang dalam memainkan gaya sepak bola kami," jelas Sarri di Sky Sports.

"Kami mencoba melakukannya, tapi itu tidak mudah khususnya di musim pertama sebab kami baru mulai bekerja di pertengahan Juli. Pada awal Agustus kami sudah memainkan laga resmi pertama."

"Lalu kami bekerja selama beberapa pekan dan mulai bermain setiap tiga hari," sambung Sarri.

2 dari 2 halaman

Tidak Akan Berubah

Lebih lanjut, Sarri mengakui gaya sepak bola yang dia usung memang tidak mudah. Kendati demikian, dia bersikeras tidak akan mengubah taktiknya. Sebab dia harus jadi orang pertama yang yakin dengan pekerjaannya sendiri.

"Tidak mudah memainkan sepak bola saya."

"Akankah saya mengubah filosofi saya? Tidak, sebab saya harus meyakini apa yang saya lakukan. Jika tidak, mustahil menyalurkan ide saya pada para pemain," lanjut dia.

"Saya hanya tahu satu cara. Kami harus memenangkan pertandingan dan berusaha meraih trofi."

5 Kebodohan Pesepakbola dan Pemain yang Menjadi Aktor Film

KOMENTAR