Kepa Arrizabalaga Curhat Soal Pengalaman Jadi Kiper Kedua di Chelsea

Yaumil Azis | 18 November 2021, 02:51
Kepa Arrizabalaga Curhat Soal Pengalaman Jadi Kiper Kedua di Chelsea
Kepa Arrizabalaga dan Reece James usai Chelsea memastikan kemenangan Chelsea atas Aston Villa pada laga Carabao Cup 2021/2022 (c) AP Photo

Bola.net - Menjadi pemain cadangan adalah mimpi buruk buat kiper muda seperti Kepa Arrizabalaga. Sedihnya, momen buruk itu sedang dialaminya di Chelsea saat ini.

Namun, bukan salah Chelsea sebenarnya kalau Kepa sampai duduk di bangku cadangan. Klub berjuluk the Blues itu telah memberi kesempatan tampil yang layak kepada sang kiper pada dua musim pertamanya di Stamford Bridge.

Ekspektasi yang dibebankan kepadanya memang terbilang besar. Bukan cuma sebagai pengganti Thibaut Courtois, Kepa juga harus menjalani hidup dengan status kiper termahal di dunia, melebihi Alisson Becker dan Ederson.

Sayangnya, jangankan memenuhi kedua ekspektasi tersebut, Kepa bahkan tidak memenuhi standar sebagai kiper utama the Blues. Chelsea butuh yang terbaik, sehingga tidak heran kalau mereka mendatangkan Edouard Mendy di tahun 2020 lalu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Selalu Menunggu Kesempatan

Penampilan Mendy di bawah mistar gawang melampaui standar yang diharapkan Chelsea. Kendati demikian, Thomas Tuchel selaku pelatih masih berbaik hati dengan memberikan menit bermain kepada Kepa dalam beberapa kesempatan.

Kepa selalu tampil apik dalam kesempatan tersebut, bahkan jadi pahlawan kemenangan Chelsea dalam drama adu penalti. Seperti waktu bertemu Villarreal di Piala Super dan Aston Villa serta Southampton dalam ajang Carabao Cup.

Tapi itu belum cukup untuk menggeser posisi Mendy. Kepa pun hanya bisa pasrah dan menunggu kesempatan lain datang. "Itu sangat penting, anda harus siap. Dan memang sudah jadi tugas untuk selalu siap, bukan?" katanya, dikutip Metro.co.uk.

"Rasanya tidak mudah kalau anda tidak bermain, semuanya ingin tampil, tapi cara terbaik yang sedang coba saya lakukan adalah bekerja keras setiap hari. Cuma bekerja keras setiap hari di sesi latihan dan menjadi positif," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Harus Kuat Secara Mental

Kata orang bijak, kerja keras takkan mengkhianati hasi. Kepa sudah bekerja keras, tapi hasilnya belum terlihat sampai saat ini. Namun di sinilah mental kiper berkebangsaan Spanyol itu terasah dan mungkin suatu hari akan berguna buat klub.

"Saya tahu terkadang itu tidak mudah, tapi anda harus kuat secara mental. Ketika saya mendapatkan kesempatan, ketika masuk, saya melakukan yang terbaik untuk memanfaatkan peluang itu dan memberi segalanya agar pelatih kesulitan membuat keputusan," kata Kepa lagi.

"Saya pikir kami punya kualitas yang tinggi pada setiap posisi di sini. Kami punya tim yang sangat bagus. Tiap pertandingan, di bangku cadangan, ada pemain besar, pemain internasional, tapi itulah yang kami butuhkan," pungkasnya.

Kedalaman skuat itulah yang menjadi faktor mengapa the Blues bisa tampil cukup perkasa musim ini. Sampai-sampai mereka menduduki puncak klasemen Premier League dengan selisih tiga poin dari juara bertahan, Manchester City.

(Metro.co.uk)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR