BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kenapa Baru Sekarang Mengejar Erling Haaland, Wahai Manchester United?

03-03-2021 05:28 | Yaumil Azis

Selebrasi Erling Braut Haaland setelah menjebol gawang Hoffenheim di laga Bundesliga, Sabtu (13/2/2021) malam hari WIB. (c) AP Photo Selebrasi Erling Braut Haaland setelah menjebol gawang Hoffenheim di laga Bundesliga, Sabtu (13/2/2021) malam hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Manchester United harus menggelontorkan uang bernilai besar jika ingin merekrut Erling Braut Haaland dari Borussia Dortmund. Padahal, beberapa tahun lalu, mereka punya kesempatan merekrutnya dengan harga murah.

Kontrak Haaland sendiri mencantumkan klausul pembelian seharga 75 juta euro. Namun, kalau ingin mendapatkannya dengan harga segitu, Manchester United harus menunggu hingga tahun 2022 mendatang.

Untuk musim panas ini, Dortmund berhak menentukan harga sesuai keinginan. Manchester United tahu persis kalau klub raksasa Jerman tersebut sulit diajak bernegosiasi, seperti yang terjadi dalam saga transfer Jadon Sancho.

Situasi ini jelas merugikan buat Manchester United. Sekarang, manajemen klub sepertinya sedang menyesali keputusan karena tidak merekrutnya di tahun 2019 lalu.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

(sky /yom)
1 dari 2 halaman

Kenapa Tidak dari Dulu?

Di klub sebelumnya, yakni RB Salzburg, Haaland memiliki klausul pelepasan seharga 17 juta pounds. Melihat torehan golnya sebelum meninggalkan Austria, angka segitu jelas sangat murah.

Kendati demikian, mereka melepaskan kesempatan emas itu terlewat begitu saja. Jurnalis Sky Sports, Dharmesh Sheth, hanya bisa menduga satu alasan mengapa Manchester United tidak merekrutnya di tahun 2019 lalu.

"Pertanyaan besarnya, yang selalu ditanyakan, adalah kenapa salah satu klub tersebut tidak mengejar Haaland saat masih berharga 17 juta pounds?" ungkapnya.

"Man United adalah klub yang besar, seolah-olah mereka berkata: 'kami adalah klub besar, dan merupakan klub di mana para pemain menghabiskan sisa karirnya, kami bukan batu loncatan'," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Dortmund Memanfaatkan Celah

Sheth meyakini kalau pola pemikiran yang sama juga dimiliki oleh klub-klub lain. Jika mengingat saat itu, sedikitnya ada dua tim papan atas Eropa yang menginginkan jasanya selain Manchester United, yakni Juventus dan juga Arsenal.

Dortmund melihat gengsi klub papan atas itu sebagai celah. Tanpa diduga banyak orang, mereka langsung mengikatnya dengan kontrak berdurasi empat setengah tahun.

"Dortmund tahu apa yang mereka hadapi, mendapatkannya dengan harga murah. Namun mereka harus menyepakati klausul pelepasan ini di tahun 2022 mendatang," pungkas Sheth.

Sekarang peminat Haaland semakin banyak. Sang agen, Mino Raiola, mengungkapkan kalau kliennya sedang diincar 10 klub papan atas Eropa saat ini. Empat di antaranya berasal dari Inggris.

(Sky Sports)

KOMENTAR