BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Kapten Liverpool Muak dengan VAR: Lebih Nyaman Tanpa VAR!

28-11-2020 22:55 | Asad Arifin

Kapten Liverpool, Jordan Henderson, melakukan protes pada wasit usai golnya ke gawang Everton dianulir VAR. (c) AP Photo Kapten Liverpool, Jordan Henderson, melakukan protes pada wasit usai golnya ke gawang Everton dianulir VAR. (c) AP Photo

Bola.net - Kapten Liverpool, Jordan Henderson, mengakui lebih nyaman jika sepak bola dimainkan tanpa VAR. Sebab, dia menilai sudah ada terlalu banyak keputusan dan aturan baru yang dibuat setelah VAR dipakai.

Liverpool baru saja memainkan laga pekan ke-10 Premier League melawan Brigthon. The Reds bermain imbang 1-1 pada duel yang digelar di AMEX Stadium, Sabtu (28/11/2020) malam WIB.

Liverpool unggul lebih dulu pada menit ke-60 dari gol Diogo Jota. Namun, Brigthon membalas lewat gol telat Pascal Gross pada menit 90+3.

Laga berjalan cukup seru. Paling tidak, ada keputusan penting yang diambil lewat VAR yakni dianulirnya dua gol Liverpool dan keputusan penalti Brigthon yang membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

1 dari 2 halaman

Ingat Protes Kevin De Bruyne

Jordan Henderson sangat kecewa dengan keputusan wasit dan VAR di laga melawan Brighton. Pemain 30 tahun pun mengingatkan publik pada protes yang dilayangkan Kevin De Bruyne beberapa waktu yang lalu.

"Saya hanya ingin bermain sepak bola seperti biasa. Saya melihat Kevin de Bruyne bicara dalam sebuah wawancara bahwa mereka telah mengubah begitu banyak aturan," kata Henderson dikutip dari BBC Sport.

"Bagi saya, itu adalah masalah besar," katanya.

Henderson merasa bahwa VAR justru membawa kontroversi baru. Sebab, ada banyak kejadian penting yang diputuskan ulang. Hal itu kadang justru menjadi perdebatan terkait akurasi VAR itu sendiri.

"Menurut pendapat saya, saya lebih nyaman bermain tanpa itu, ya," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Takut Kena Sanksi

Jordan Henderson tidak ingin lebih jauh bicara tentang VAR. Sebab, Henderson tidak ingin hal buruk justru menimpanya di masa depan. Henderson takut komentarnya justru berujung pada sanksi.

"Saya tidak dapat benar-benar membicarakannya karena saya akan mendapat masalah."

"Jika mereka offside, Anda membuat garis, lalu apa yang dapat Anda lakukan? Yang ketiga, saya tidak tahu, ini bukan penalti. Anda dapat berpikir saya bias, tetapi jika Anda bertanya kepada empat atau lima orang atau pemain mereka, mereka akan mengatakan hal yang sama," ucap Henderson.

Sumber: BBC Sport

KOMENTAR