BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Jurgen Klopp Sampai Terkejut Dinyatakan sebagai Pelatih Terbaik Pria FIFA 2020

18-12-2020 03:53 | Yaumil Azis

Jurgen Klopp. (c) Pool EPA via AP Photo Jurgen Klopp. (c) Pool EPA via AP Photo

Bola.net - Bukan cuma publik yang dibuat terkejut atas pengumuman nama Jurgen Klopp sebagai pemenang Pelatih Terbaik Pria FIFA 2020. Bos Liverpool itu juga mengaku kaget saat tahu kalau dirinya yang memenangkannya.

Klopp menjadi finalis Pelatih Terbaik Pria FIFA 2020 bersama Hansi Flick (Bayern Munchen) dan Marcelo Bielsa (Leeds United). Publik beranggapan kalau Flick lebih cocok menjadi pemenang penghargaan tersebut.

Wajar jika demikian, apalagi jika melihat pencapaian Flick bersama Bayern Munchen di musim kemarin. Ya, pria berusia 55 tahun tersebut berhasil mempersembahkan treble pada musim perdananya sebagai pelatih Die Bavarians.

Sayangnya pencapaian tersebut tidak diindahkan oleh FIFA. Mereka menobatkan Klopp, yang sukses mempersembahkan trofi Premier League pertama buat Liverpool setelah 30 tahun, sebagai peraih penghargaan Pelatih Terbaik Pria 2020.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Jurgen Klopp Terkejut

Ini adalah kali kedua Klopp meraih penghargaan Pelatih Terbaik Pria dari FIFA, setelah sempat mendapatkannya di tahun 2019 lalu. Pria asal Jerman tersebut mengaku terkejut saat namanya disebutkan sebagai pemenang.

"Saya [terkejut]. Saya duduk di sini karena saya berpikir sudah memenangkannya tahun lalu. Saya di sini bersama pemain. Terima kasih banyak, wow," ujar Klopp.

"Saya berterima kasih kepada banyak orang dan sebagian besar di antaranya adalah pelatih saya. Jika saya tahu bahwa saya akan memenangkannya, para pelatih saya akan berada di sini," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Tahun Spesial di Masa yang Sulit

Klopp berhasil mempersembahkan gelar Premier League musim lalu. Trofi yang sudah lama dinantikan oleh fans sejak terakhir kali dimenangkan pada tahun 1990 silam. Klopp sukses mengakhiri penantian selama 30 musim lamanya.

Sayangnya, pencapaian tersebut tidak bisa dirayakan secara langsung bersama para penggemar di markas kebanggaan the Reds, Anfield. Sebab, protokol Covid-19 tidak memungkinkan mereka menghadirkan fans di stadion.

"Kami tidak memimpikan ini selama 30 tahun, namun dalam beberapa tahun terakhir. Itu sungguhlah luar biasa," tambah mantan nahkoda Borussia Dortmund tersebut.

"Kami semua mendapatkan tahun spesial dalam cara yang tidak begitu positif, tapi buat fans Liverpool setidaknya kami bisa membuat beberapa sorotan dalam masa-masa yang rumit. Saya tidak tahu bagaimana rasanya, tapi benar-benar luar biasa," pungkasnya.

(Goal International)

KOMENTAR