BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Jose Mourinho Pernah 'Ramal' Masa Depan Anthony Martial pada 2019, Apa Katanya?

17-01-2022 14:10 | Asad Arifin

Anthony Martial dan Eric Bailly usai Manchester United kalah dari West Ham di Carabao Cup (c) AP Photo
Anthony Martial dan Eric Bailly usai Manchester United kalah dari West Ham di Carabao Cup (c) AP Photo

Bola.net - Jose Mourinho pernah membuat 'ramalan' tentang masa depan pemain Manchester United, Anthony Martial. Menurut Mourinho, Martial bisa menjadi pemain top tetapi punya masalah dengan kepribadian.

Martial kini mendapat banyak sorotan. Dia tidak muncul dalam daftar susunan pemain United ketika bermain imbang 2-2 melawan Aston Villa pada pekan ke-22 Premier League. Padahal, dia tidak sedang cedera atau akumulasi.

Manajer United, Ralf Rangnick, lantas menyebut Martial enggan bermain. Dia tidak bersedia masuk skuad. Martial segera membantah tudingan itu lewat media sosial Instagram miliknya.

1 dari 3 halaman

Apa Kata Mourinho?

Pelatih AS Roma, Jose Mourinho (c) AP Photo
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho (c) AP Photo

Mourinho menjadi manajer United pada periode 2016 hingga 2018. Pada era tersebut, Martial punya karier yang sulit. Bahkan, Mourinho hampir melepas eks pemain AS Monaco pada awal musim 2018/2019.

Pada 2019, Mourinho menyebut Martial punya talenta besar. Tapi, dibanding Karim Benzema yang pernah dilatihnya di Real Madrid, Martial punya masalah yang cukup pelik.

"Dengan Karim, itu bukan konflik, saya hanya ingin membantu pemain. Pemain yang sangat berbakat. Mengubah pola pikirnya, membantunya mencapai maksimal," kata Mourinho pada L'Equipe.

"Untuk menjadi seorang pembunuh, seorang striker yang gigih. Saya sangat menikmati bekerja dengan Karim. Dia [Martial] adalah bocah laki-laki dengan kepribadian yang berbeda," tegas Mourinho.

2 dari 3 halaman

Bukan Hanya Martial

Di skuad United, pada zamannya, Jose Mourinho menyebut bukan hanya Martial yang punya masalah mental. Beberapa pemain lain juga mengalami masalah yang sama. Mereka sulit berada pada level kompetitif.

"Mereka kurang dewasa. Contohnya Luke Shaw. Ketika saya datang, bocah itu bahkan tidak tahu bagaimana cara bersaing. Potensi besar, ya, tetapi dia tidak tahu cara bersaing," kata Mourinho.

"Ketika kita berbicara tentang Luke Shaw, tentang Martial, tentang [Jesse] Lingard, tentang Marcus Rashford, kita berbicara tentang bocah dengan potensi besar tetapi masih kurang. Mereka kurang kepribadian," kata Mourinho pada 2018.

3 dari 3 halaman

Klasemen Premier League

Sumber: MEN

KOMENTAR