BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Jordan Henderson: Pernah Tertekan Label Penerus Gerrard, Sekarang Justru Lebih Baik

18-01-2020 00:00 | Richard Andreas

Skipper Liverpool, Jordan Henderson. (c) AP Photo Skipper Liverpool, Jordan Henderson. (c) AP Photo

Bola.net - Jordan Henderson telah menjelma jadi gelandang komplet untuk Liverpool. Saat ini dia dipercaya mengenakan ban kapten dan merupakan salah satu pemain paling penting dalam skuad Jurgen Klopp.

Henderson tiba pada tahun 2011 dan langsung kesulitan. Saat itu Gerrard masih bermain begitu baik, tentu Henderson tampak kerdil di balik bayang-bayang legenda The Reds itu.

Kondisi tersebut tentu membuat Henderson tertekan, sulit berkembang. Biar begitu, dia tetap dipercaya menjadi kapten The Reds usai Gerrard hengkang ke MLS untuk bergabung dengan LA Galaxy.

Kepergian Gerrard ternyata justru membuat situasi jauh lebih sulit bagi Henderson. Perbandingan dengan Gerrard membuatnya kian tertekan dan sulit memberikan performa terbaik.

Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Tidak Adil

Pemain mana pun yang berada di posisi Henderson tentu kesulitan, untung dia tidak hancur di bawah tekanan. Perlahan, Henderson terus berkembang sampai saat ini dipercaya jadi pemimpin.

Situasi Henderson ini diamati langsung oleh analis Premier League, Danny Murphy. Menurutnya, perlakuan awal yang diterima Henderson itu memang tidak adil.

"Segalanya tidak selalu berjalan mudah untuk Henderson di Anfield, dan saya kira dia sudah menderita sejak awal karena dibandingkan dengan Steven Gerrad, yang jelas tidak adil," ungkap Murphy kepada BBC Sport.

"Mudah mengatakan itu ketika dia bergabung di usia 20 tahun pada 2011 lalu, sebab dia merupakan gelandang muda Inggris. Tapi dia tidak seperti Gerrard, sebab tidak ada yang seperti itu."

2 dari 3 halaman

Berkembang di Bawah Klopp

Artinya, Henderson mungkin baru benar-benar menemukan pijakannya di bawah Jurgen Klopp. Begitu Gerrard pergi dan Klopp tiba pada tahun 2015, Henderson mulai berani keluar dari zona nyamannya.

"Bermain di samping Gerrard pada awalnya jelas tidak membantu sebab ketika Anda berada di sekitar salah satu gelandang terbaik di dunia, Anda tidak akan pernah tampak sebagus dia," imbuh Murphy.

"Barulah sejak Gerrard pergi pada tahun 2015 dan tim mulai berevolusi di bawah Jurgen Klopp, orang-orang mulai bisa memahami kualitas Henderson."

3 dari 3 halaman

Gelandang Komplet

Yang paling penting, saat ini Henderson merupakan salah satu senjata andalan Klopp. Dia bisa memberikan contoh tampil konsisten dari laga ke laga.

"Di usia 29 tahun, dia telah berkembang jadi gelandang komplet dan merupakan contoh fantastis untuk pemain yang memaksimalkan kemampuannya," tutup Murphy.

Sumber: BBC

KOMENTAR

Sofia Kenin Petenis Belia yang Mengejutkan Australian Open 2020