BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Jadon Sancho? Manchester United Butuh Bek Tengah yang Bisa Berlari dan Kuat

20-09-2020 06:39 | Asad Arifin

Erling Haaland merayakan gol ke gawang Borussia Monchengladbach di pekan pertama Bundesliga 2020/2021 bersama Jadon Sancho (c) Dortmund Erling Haaland merayakan gol ke gawang Borussia Monchengladbach di pekan pertama Bundesliga 2020/2021 bersama Jadon Sancho (c) Dortmund

Bola.net - Gary Neville menilai Manchester United harus mengabaikan transfer Jadon Sancho lebih dulu. Sebab, jauh lebih penting bagi Setan Merah untuk membeli seorang bek tengah baru.

United memulai musim 2020/2021 dengan buruk. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer kalah dengan skor 1-3 pada pekan kedua Premier League melawan Crystal Palace, Sabtu (19/9/2020) malam WIB.

Ironisnya, United kalah ketika berlaga di Old Trafford. United kalah justru ketika ada tamu spesial yang duduk di tribun kehormatan, Sir Alex Ferguson.

Wilfried Zaha mencetak dua dari tiga gol Palace. Sedangkan, satu gol lainnya dicetak Andros Townsend. Gol hiburan United dicetak pemain barunya Donny van de Beek.

1 dari 2 halaman

Manchester United Harus Beli Jadon Sancho?

Pasca kekahalan dari Crystal Palace, nama Jadon Sancho segera dikaitkan dengan United. Pemain 20 tahun dinilai sangat dibutuhkan Setan Merah. Namun, Gary Neville punya pendapat yang berbeda.

"Anda bisa berbicara tentang Jadon Sancho sesuka Anda, tetapi sampai mereka mendapatkan bek tengah yang bisa berlari dan bertahan satu lawan satu, Anda tidak akan pernah memenangkan liga," kata Gary Neville.

Sang mantan kapten menilai duet Harry Maguire dan Victor Lindelof tidak cukup tangguh. Kedua pemain punya banyak kelemahan. United sulit bersaing jika bertumpu pada duet ini.

"Mereka tidak akan memenangkan liga dengan duet bek tengah ini. United harus mendapatkan bek tengah yang mobile, cepat, dan dominan di samping Lindelof atau Maguire," katanya.

2 dari 2 halaman

Victor Lindelof Bukan Bek Kuat

Gary Neville secara khusus memberi sorotan pada performa Victor Lindelof. Pemain asal Swedia itu memang menjadi titik lemah United di laga melawan Palace. Dia tak mampu meladeni duel satu lawan satu dengan Zaha.

"Lindelof tidak cukup kuat di sana, Lindelof. Itu 50-50; dia lemah," kata Neville.

"Hal yang biasa terjadi di Manchester United, selalu begitu di lini belakang. Harus ada reaksi. Pergi dan beli satu atau dua pemain untuk memadamkan Twitter dan suara media sosial yang benar-benar akan mendidih dan mendidih," kata Neville.

Sumber: Goal International

KOMENTAR