BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Jadi Sasaran Kritik Karena Cekik Leher Lawan, Granit Xhaka Dapat Pembelaan dari Bernd Leno

17-12-2020 14:41 | Ari Prayoga

Momen ketika gelandang Arsenal, Granit Xhaka, mencekik pemain Burnley, Ashley Westwood, sebelum diganjar kartu merah dalam laga Premier League, Senin (14/12/2020). (c) AP Photo
Momen ketika gelandang Arsenal, Granit Xhaka, mencekik pemain Burnley, Ashley Westwood, sebelum diganjar kartu merah dalam laga Premier League, Senin (14/12/2020). (c) AP Photo

Bola.net - Kiper Arsenal, Bernd Leno melontarkan pembelaan bagi rekan setimnya, Granit Xhaka yang menjadi sasaran kritik usai mendapat kartu merah dalam laga kontra Burnley akhir pekan kemarin.

Kartu merah ini diberikan wasit usai Xhaka kedapatan mencekik leher Ashley Westwood usai sebelumnya sempat bersitegang dengan Dwight McNeill.

Tak lama usai diusirnya Xhaka, Arsenal kebobolan akibat gol bunuh diri Pierre-Emerick Aubameyang. The Gunners pun akhirnya menelan kekalahan dengan skor 0-1.

1 dari 2 halaman

Pembelaan Leno

Usai pertandingan, Mikel Arteta menilai bahwa tindakan Xhaka sudah kelewat batas. Namun, Leno kini mencoba membela gelandang internasional Swiss tersebut.

"Granit sendiri paling tahu bahwa dia melakukan kesalahan. Tidak ada yang harus mengatakan itu padanya," ujar Leno kepada Sky Germany.

"Tentu saja, pelatih masih mengatakannya dengan jelas, tapi kini itu sudah cukup bagi kami. Sekarang ia juga diskors. Saat ini, semua orang frustrasi," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Tak Boleh Terulang

Terlepas dari pembelaan yang ia lontarkan, Leno menegaskan bahwa tindakan tersebut sudah seharusnya tak boleh kembali terulang di laga-laga selanjutnya.

"Dia tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri dalam situasi ini. Secara internal tak ada satu pun pihak yang disalahkan, semuanya terkadang mengacau," tutur Leno.

"Kesalahan seperti itu terjadi, tapi itu tidak boleh terulang. Bahkan setelah kartu merah, kami masih memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan dan memenangkan pertandingan. Bagi kami, topik itu kini sudah berakhir." tegasnya.

Sumber: Sky Germany

KOMENTAR