Jadi Pahlawan Kemenangan Chelsea, Tuchel Sanjung Mental Baja Kai Havertz

Serafin Unus Pasi | 13 Februari 2022, 10:40
Kai Havertz mencetak gol lewat eksekusi penalti pada laga melawan Palmeiras di final Piala Dunia Antarklub 2021 (c) AP Photo
Kai Havertz mencetak gol lewat eksekusi penalti pada laga melawan Palmeiras di final Piala Dunia Antarklub 2021 (c) AP Photo

Bola.net - Manajer Chelsea, Thomas Tuchel memberikan kredit tinggi kepada Kai Havertz. Ia menilai berkat mental bajak sang playmaker, The Blues berhasil menjuarai Piala Dunia Antar Klub.

Kemarin malam, Chelsea berhadapan dengan Palmeiras di Final Piala Dunia Antar Klub. Pertandingan ini harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu setelah di waktu normal pertandingan sama kuat 1-1.

Menjelang akhir babak tambaha waktu kedua, Chelsea mendapatkan hadiah penalti. Awalnya Cesar Azpilicueta yang akan menendang penalti itu.

Namun Kai Havertz 'menyerobot' jatah penalti tersebut. Namun sang playmaker sukses mengonversinya menjadi gol.

Baca komentar Tuchel mengenai aksi Havertz itu di bawah ini

1 dari 4 halaman

Tekanan Besar

Tuchel mengapresiasi keputusan Havertz untuk mengeksekui penalti itu. Ia menilai beban menendang penalti itu sangat besar.

Pasalnya penalti itu merupakan penalti yang sangat menentukan dan terjadi di akhir laga. Jadi tekanannya sangatlah besar.

"Saya rasa tidak mudah mengambil penalti dalam kondisi seperti itu," ujar Tuchel kepada laman resmi Chelsea.

2 dari 4 halaman

Bakal Lebih Oke

Tuchel senang Havertz punya keberanian untuk mengeksekusi penalti itu. Ia juga senang penalti itu berhasil masuk ke gawang Palmeiras.

Tuchel yakin Havertz bakal jadi pemain yang semakin oke di masa depan berkat keberanian yang ia miliki itu.

"Saya senang Kai mengambil penalti itu dan mengeksekusinya dengan baik. Saya yakin momen ini akan membantu perkembangannya dengan baik," ujarnya.

3 dari 4 halaman

Trofi Pertama

Trofi Piala Dunia antar klub ini merupakan trofi yang spesial bagi Chelsea. Karena ini trofi perdana mereka di ajang tersebut.

Pada tahun 2012 silam mereka nyaris memenangkan trofi itu. Namun mereka dikalahkan Corinthians di partai final.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR