Insiden Jambakan Romero Terhadap Cucurella, Wasit VAR Laga Chelsea vs Tottenham Akui Bikin Kesalahan

Ari Prayoga | 19 Agustus 2022, 09:49
Momen saat Harry Kane mencetak gol di laga Chelsea vs Tottenham di pekan kedua Premier League 2022/2023 di Stamford Bridge, Minggu (14/08/2022) malam WIB. (c) AP Photo
Momen saat Harry Kane mencetak gol di laga Chelsea vs Tottenham di pekan kedua Premier League 2022/2023 di Stamford Bridge, Minggu (14/08/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Wasit senior Premier League, Mike Dean akhirnya mengakui dirinya membuat kesalahan terkait insiden Cristian Romero dan Marc Cucurella dalam bigmatch Chelsea kontra Tottenham akhir pekan kemarin.

Kala itu, wasit lapangan Anthony Taylor membuat Thomas Tuchel sangat kecewa. Pasalnya, pelatih asal Jerman itu menilai bahwa dua gol Spurs seharusnya dianulir.

Tuchel mengklaim bahwa dalam proses gol penyeimbang pertama Spurs, Richarlison sudah berdiri dalam posisi offside. Namun, Taylor maupun Dean di ruangan VAR tetap mengesahkannya.

Keputusan Taylor dan Dean paling kontroversial terjadi ketika ia mengabaikan pelanggaran keras Cristian Romero dengan menarik rambut Marc Cucurella. Pelanggaran ini terjadi tepat sebelum gol Harry Kane di ujung laga.

1 dari 3 halaman

Pengakuan Mike Dean

Mike Dean melihat monitor VAR (c) AP Photo

Mike Dean melihat monitor VAR (c) AP Photo

Berselang beberapa hari usai insiden tersebut, Dean akhirnya membuat pengakuan. Lewat kolomnya di Daily Mail, wasit 54 tahun itu mengaku ia mengambil keputusan yang salah dari penarikan rambut Cucurella oleh Romero.

“Terkadang melihat ke belakang, Anda menyadari bahwa Anda bisa bertindak berbeda. Sekarang saya punya waktu untuk merenungkan pertandingan hari Minggu di Stamford Bridge," tulis Dean.

“Saya meminta wasit Anthony Taylor untuk menunggu sementara saya melihat insiden yang melibatkan pemain Tottenham Cristian Romero dan pemain Chelsea Marc Cucurella,"

“Sebagai wasit VAR, saya tidak dapat memberikan tendangan bebas, tetapi saya dapat merekomendasikan kepada Taylor agar dia mendatangi area peninjauan wasit untuk mempertimbangkan kemungkinan kartu merah. Dalam beberapa detik saya harus mempelajari Romero menarik rambut Cucurella, saya tidak menganggapnya sebagai tindakan kekerasan.”

2 dari 3 halaman

Penyesalan Mike Dean

Cristian Romero mengawal Mason Mount di laga Chelsea vs Tottenham di laga pekan kedua Premier League 2022/2023 di Stamford Bridge, Minggu (14/08/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Cristian Romero mengawal Mason Mount di laga Chelsea vs Tottenham di laga pekan kedua Premier League 2022/2023 di Stamford Bridge, Minggu (14/08/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Lebih lanjut, Dean juga mengakui bahwa dia seharusnya meminta Taylor untuk meninjau kembali insiden pelanggaran, apakah ia harus memberi Romero kartu merah atau tidak.

“Saya telah mempelajari rekaman itu, berbicara dengan wasit lain dan, setelah refleksi, saya seharusnya meminta Taylor untuk mendatangi monitor sisi lapangannya untuk melihatnya sendiri," kata Dean.

“Wasit di lapangan selalu memiliki keputusan akhir. Ini menunjukkan bahwa tidak peduli seberapa berpengalaman Anda, dan saya telah menghabiskan lebih dari dua dekade sebagai pejabat Premier League, Anda selalu belajar.”

Gol Harry Kane di penghujung pertandingan akhirnya memaksa Chelsea gagal meraih poin penuh. Kedua tim bermain imbang 1-1 dalam partai Premier League yang tayang di Vidio, SCTV, dan O Channel tersebut.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR