BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Ingin Sukses, Aaron Wan-Bissaka Diminta Lupakan Label Harganya

15-07-2019 21:40 | Serafin Unus Pasi

Bek kanan Manchester United, Aaron Wan-Bissaka (c) MUFC Official Bek kanan Manchester United, Aaron Wan-Bissaka (c) MUFC Official

Bola.net - Legenda Manchester United, Denis Irwin memberi sebuah petuah kepada Aaron Wan-Bissaka. Ia meminta sang bek melupakan label harganya agar ia bisa tampil dengan optimal di skuat Setan Merah.

Wan-Bissaka merupakan pembelian kedua Manchester United di musim panas ini. Ia dibeli dari Crystal Palace dengan mahar transfer sebesar 50 juta pounds di awal Juli lalu.

Mahar transfer Wan-Bissaka itu mengundang pergunjingan. Maklum untuk pemain berusia 21 tahun, angka 50 juta pounds itu dinilai kelewat mahal.

Irwin percaya harga yang dibayarkan United itu tidak terlalu mahal karena sang pemain punya kualitas yang luar biasa. "Dia [Wan-Bissaka] sangat cepat," buka Irwin kepada Evening Standard.

"Dia adalah tipikal bek sayap modern. Faktanya dia dulu mengawali karirnya sebagai seorang winger dan dia bermain dengan sangat-sangat baik selama 15 bulan terakhir sebagai bek di Crystal Palace."

"Dia mungkin akan mendapatkan banyak tekanan saat ini, dan saya berharap ia bisa mengatasi itu semua. Tim ini membutuhkan sosok pemain cepat dan muda."

"Dia bersama Dan James terlihat cukup rendah hati. Saya memperhatikan mereka selama di sesi latihan dan mereka terlihat cukup pendiam."

Baca lanjutan komentar sang legenda di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Lupakan Label Harga

Irwin mengakui bahwa 50 juta pounds adalah harga yang mahal untuk seorang pemain muda, namun ia meminta sang bek tidak terbebani dengan label harganya tersebut.

"Tidak ada yang salah dengan itu. Mereka berdua akan tetap rendah hati dan bekerja keras, karena mereka memiliki peluang yang besar untuk bermain di salah satu klub terbesar di dunia."

"Dia harus mengabaikan label harganya. Saya rasa di masa depan, 50 juta pounds untuk seorang bek sayap akan menjadi sesuatu yang biasa." tandasnya.

KOMENTAR