BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ince Minta MU Depak Sejumlah Pemain, Termasuk Lukaku dan Martial

23-04-2019 03:21 | Dimas Ardi Prasetya

Romelu Lukaku. (c) AP Romelu Lukaku. (c) AP

Bola.net - Eks gelandang Manchester United Paul Ince meminta Setan Merah mendepak sejumlah pemain seperti Romelu Lukaku dan Anthony Martial musim depan.

Ole Gunnar Solskjaer saat ini mewarisi skuat United yang dibentuk oleh Jose Mourinho. Skuat ini diperkuat oleh sejumlah pemain hebat namun tetap butuh suntikan pemain baru.

Maka dari itu, Solskjaer mengaku ia akan berbelanja amunisi baru musim panas mendatang. Manajer asal Norwegia ini mengaku ia tak akan mendatangkan banyak pemain.

Ia juga mengatakan akan membangun kembali skuat MU. Namun ia akan melakukannya secara bertahap.

1 dari 2 halaman

Yang Didepak


MU baru saja menuai hasil memalukan melawan Everton. Mereka dibantai 4-0 di Goodison Park.

Hasil ini membuat Ince begitu geram. Ia pun meminta sejumlah pemain agar segera didepak oleh Solskjaer karena mereka tak bermain sesuai potensinya.

Ia menyebut nama Phil Jones dan Nemanja Matic sebagai pemain yang tidak layak dipertahankan. Demikian juga dengan Fred, Lukaku dan Martial.

Ia juga tak ketinggalan menyebut nama Ashley Young. Ia ingin Young dilepas karena sudah uzur.

"Young merupakan pemain profesional yang hebat. Kita semua pada akhirnya harus move one," ucapnya pada 5 Live Sport.

2 dari 2 halaman

Yang Dipertahankan


Pertama-tama ia menyebut David De Gea, dan demikian juga dengan Chris Smalling. Untuk Victor Lindelof, ia mengatakan; "Ia makin membaik. Saya rasa Anda bisa memolesnya."

Sementara itu Diogo Dalot layak dipertahankan karena usianya masih muda. Ia juga menyebut Paul Pogba masih bisa dipertimbangkan untuk ditahan di Old Trafford. "Di hari terbaiknya ya. Saya mungkin akan mempertahankan dirinya."

Ia juga tidak ingin Marcus Rashford dilepas ke klub lain. "Rashford selalu pilihan saya. Ia Manchester sejati. Ia mencintai Manchester," serunya.

Kemenangan Dramatis Dovizioso atas Marquez di MotoGP Austria

KOMENTAR