BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ibrahimovic Pernah Bertengkar Hebat dengan Bek MU Ini, Bagaimana Kisahnya?

19-02-2020 03:34 | Yaumil Azis

Zlatan Ibrahimovic (c) Man United Zlatan Ibrahimovic (c) Man United

Bola.net - Tidak banyak yang tahu kalau beberapa tahun lalu sempat terjadi perseteruan hebat di dalam tubuh raksasa Inggris, Manchester United. Pertengkaran itu melibatkan sang bek, Marcos Rojo, dengan sang penyerang andalan, Zlatan Ibrahimovic.

Seperti yang diketahui, keduanya pernah bermain bersama selama dua musim - mulai tahun 2016 hingga 2018. Sampai kemudian Ibrahimovic memutuskan untuk menyelesaikan kontraknya lebih dini untuk bergabung dengan LA Galaxy.

Keduanya merasakan kesuksesan bersama-sama dalam masa kepelatihan Jose Mourinho. Di tahun 2016, Manchester United sukses keluar sebagai memenang ajang Liga Europa dan juga Carabao Cup.

Dari luar, selama periode dua tahun itu, Manchester United terlihat baik-baik saja. Namun tidak banyak yang tahu kalau dulunya sempat ada perseteruan hebat di antara dua pemain hingga membuat Mourinho harus turun tangan.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Awal Mula Keributan

Saat berbincang kepada Cielo Sports, Rojo mengumbar kisah perseteruannya dengan Ibrahimovic. Bek asal Argentina itu sebenarnya sudah tahu karakter pria asal Swedia tersebut dari rekan senegaranya, Ezequiel Lavezzi.

"Saya tahu dia ingin kami memberikan bola kepada dia setiap waktu, tapi dalam permainan saya melihatnya meminta bola dan tidak memberikannya. Saya mengoper bola ke Paul Pogba," buka Rojo.

"Kemudian ia mulai meneriaki saya, mengangkat tangannya, dan mengatakan banyak hal kepada saya dalam bahasa Spanyol dan Inggris," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Saling Mengejek

Rojo berniat untuk tidak menggubris protes dari Ibrahimovic, namun dengan sedikit perkataan yang menyinggung. Alhasil perseteruan berlanjut sampai ke ruang ganti sampai Mourinho harus turun tangan untuk memisahkan.

"Saya berkata ke dia: 'Apa masalahmu, hidung besar? Diamlah'. Saya tahu bahwa bila dia menangkap saya, dia akan membunuh saya dan yang harus saya lakukan adalah menghadapi dirinya," tambah Rojo.

"Saat kami masuk ke ruang ganti, saya berkata kepada dia untuk menutup mulut dan berhenti berteriak. Kami saling menghina dan rekan setim kami melihat. Dan di tengah-tengah, Jose Mourinho mencoba membuat kami tenang," pungkasnya.

Sekarang Rojo sudah tidak lagi memperkuat Manchester United, tapi masih terikat dengan klub berjuluk the Red Devils tersebut. Pada bulan Januari lalu, ia pindah ke Estudiantes de La Plata sebagai pemain pinjaman hingga akhir musim nanti.

(Goal International)

KOMENTAR

Lompatan Spektakuler Ronaldo, Penyelamat Juventus