BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Herrera Bicara Masa Depan Pogba dan Gelar Juara Liga yang Terasa Ganjil

11-05-2020 02:40 | Dimas Ardi Prasetya

Ander Herrera resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain (c) PSG Ander Herrera resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain (c) PSG

Bola.net - Ander Herrera mengaku ia tak tahu apakah Paul Pogba akan bertahan di Manchester United atau tidak dan ia merasa gelar juara yang diraihnya bersama PSG terasa ganjil karena ia tak bisa meraihnya di hadapan fans dan juga bersama rekan-rekannya di atas lapangan.

Herrera membela United mulai tahun 2014. Pada tahun 2019 kemarin ia hengkang ke Prancis untuk membela PSG.

Pemain asal Spanyol ini juga sempat merasakan bermain bareng Paul Pogba. Ia kerap dipasangkan dengan pemain Prancis tersebut sejak tahun 2016.

Keduanya ikut membantu United meraih gelar juara Liga Europa dan Piala Liga. Sayangnya mereka kesulitan membantu Setan Merah bersaing di Premier League.

1 dari 2 halaman

Masa Depan Pogba

Belakangan ini Paul Pogba makin intens disebut akan cabut dari Manchester United. Terlebih kontraknya akan berakhir pada musim panas 2021 mendatang.

Pogba disebut bisa merapat ke Real Madrid atau ke Juventus. Ander Herrera kemudian ditanya kira-kira ke mana mantan koleganya itu akan merapat musim depan.

"Saya sudah lama tidak berbicara dengannya [Pogba] dan saya tidak tahu apa yang ingin ia lakukan," jawab Herrera kepada ESPN.

"Memang benar bahwa setiap hari di surat kabar kita dapat membaca bahwa ia ingin pergi, atau Manchester United akan menjualnya. Akan tetapi saya tidak benar-benar tahu apa yang ingin ia lakukan," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Gelar Liga yang Terasa Ganjil

Musim ini PSG telah dinobatkan sebagai juara liga Prancis. Gelar juara otomatis diberikan setelah kompetisi Ligue 1 resmi dihentikan akibat pandemi virus corona.

Herrera mengaku senang bisa mendapatkan gelar juara tersebut, apalagi itu adalah gelar juara liga pertama di sepanjang karir sepak bola profesionalnya. Namun ia mengatakan gelar itu terasa ganjil karena ia tak bisa meraihnya secara normal, di hadapan fans dan bersama dengan rekan-rekannya di atas lapangan.

"Gelar juara selalu merupakan gelar juara. Ini bagus di akhir karir Anda untuk bisa mengatakan Anda telah memenangkan gelar-gelar ini, tetapi di kepala Anda, Anda ingin tahu Anda memenangkan gelar itu dalam pertandingan melawan tim ini dan merayakannya dengan penggemar Anda," serunya.

"Kami belum bisa melakukannya. Saya ingin merayakan dengan penggemar kami dan rekan-rekan satu tim saya," tegasnya.

"Saya belum pernah memenangkan gelar liga sejak saya menjadi seorang pemain profesional, karena di Manchester kami memiliki kemungkinan untuk memenangkan beberapa trofi tetapi tidak di Premier League, jadi saya menantikannya, tetapi kami tidak bisa melakukannya di lapangan," keluhnya.

(espn)

KOMENTAR