Gestur Negatif di Lapangan, Cristiano Ronaldo Bukan Pemimpin Man United!

Richard Andreas | 25 Mei 2022, 11:30
Penyerang Manchester United, Cristiano Ronaldo. (c) AP Photo
Penyerang Manchester United, Cristiano Ronaldo. (c) AP Photo

Bola.net - Cristiano Ronaldo lagi-lagi mendapatkan kritikan untuk performanya di musim 2021/22. Ronaldo dianggap tidak cukup membantu Manchester United, khususnya dalam menjaga keharmonisan tim.

Musim ini bisa dibilang salah satu musim terburuk MU dalam 10 tahun terakhir. Setan Merah finis di peringkat ke-6, itu pun dengan sedikit keberuntungan.

Biar begitu, Ronaldo pribadi masih main luar biasa. Dia mencetak 18 gol di liga, hanya kalah dari Salah dan Son yang jadi top skor bersama dengan 23 gol.

Ronaldo juga sering jadi penentu kemenangan MU dengan gol-golnya. Kontribusinya di pertandingan sangat besar. Tanpa Ronaldo, posisi MU mungkin lebih buruk.

1 dari 2 halaman

Gestur negatif

Semua kontribusi Ronaldo itu ternyata tidak cukup bagus di mata John Barnes, analis Premier League. Menurutnya, Ronaldo justru jadi salah satu penyebab ketidakharmonisan tim.

Ronaldo dikenal sebagai pemain egois, selalu ingin jadi yang terbaik. Di mata Barnes, kehadiran Ronaldo telah merusak kolektivitas MU.

"Ketika bola tidak diumpan kepadanya, dia mengangkat tangan ke udara. Itu bukan contoh yang bagus, bukan? Keharmonisan MU jadi masalah dan siapa yang menjebabkan ketidakharmonisan itu?" kata Barnes di Mirror.

"Dia berjalan di lapangan seolah-olah berkata: 'Ini salah mereka semua, saya sudah melakukan tugas saya'. Itu bukan yang dilakukan seorang pemimpin, itu adalah sikap seorang yang egois."

2 dari 2 halaman

Tim lebih baik tanpa Ronaldo

Singkatnya, Barnes merasa bahwa kehadiran Ronaldo justru membuat segalanya fokus kepada dirinya. Ronaldo membuat tim jadi tidak harmonis, tidak ada kerja sama dan kolektivitas.

"Tim seharusnya tidak seperti itu. Kita semua tahu bahwa Ronaldo telah melakukan tugasnya dengan baik," sambung Barnes.

"Namun, jika harus memilih, bukankah Anda lebih suka melihat tim finis di posisi lebih tinggi tanpa ada satu pemain yang mencetak sampai 20 gol?"

"Jika keharmonisan skuad lebih baik, Ronaldo tidak akan mencetak gol sebanyak itu, tapi tim akan jadi lebih baik dan bisa memenangi pertandingan," tutupnya."

Sumber: Mirror

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR