BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Freddie Ljungberg Yakin Arsenal Bisa Tembus Empat Besar, Pede atau Halu?

08-12-2019 19:30 | Richard Andreas

Pelatih interim Arsenal, Freddie Ljungberg. (c) AP Photo Pelatih interim Arsenal, Freddie Ljungberg. (c) AP Photo

Bola.net - Freddie Ljungberg menolak menyerah menjaga harapan Arsenal menembus empat besar klasemen akhir Premier League 2019/20 ini. Dia yakin The Gunners masih bisa bangkit dan melaju kencang dalam performa apik.

Arsenal memang tengah tenggelam dalam laju buruk beberapa pekan terakhir. Tim asuhan Ljungberg gagal memenangkan sembilan pertandingan terakhir di Premier League, yang membuat mereka terpuruk di peringkat ke-10 klasemen sementara.

Laju buruk inilah yang mendorong pemecatan Unai Emery dua pekan lalu. Ljungberg ditunjuk sebagai pengganti, tapi sejauh ini belum ada tanda-tanda perkembangan signifikan.

Lalu mengapa Ljungberg masih begitu pede bisa menembus empat besar? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Masih Incar Empat Besar

Arsenal gagal menembus zona empat besar sejak musim 2015/16, tiga tahun terakhir mereka lewati di Liga Europa. Biar begitu, Ljungberg masih percaya diri timnya yang sekarang bisa menghentikan tren buruk itu.

"Tidak, saya kira kami tidak boleh berhenti bicara soal empat besar," kata Ljungberg kepada Sky Sports.

"Namun, bagi kami yang paling penting saat ini adalah berkonsentrasi pada apa yang kami lakukan di sini, sekarang. Tidak melihat ke atas, ke bawah, ke kanan-kiri."

"Kami hanya perlu bekerja keras pada permainan kami sendiri dan kepercayaan diri kami," imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Tidak Mudah

Kesulitan Arsenal sekarang ini terbilang parah, terlihat jelas pada situasi Emirates Stadium. Fans Arsenal memang terus bernyanyi memberikan dukungan, tapi jelas terlihat ada kekhawatiran melihat tim kesayangan mereka kalah lagi.

"Sudah jelas bahwa kegelisahan suporter bisa memengaruhi pemain di lapangan, terlepas dari kualitas Anda. Mereka [para pemain] juga manusia, mereka ingin tampil baik, mereka pun merasa tertekan," lanjut Ljungberg.

"Itulah yang harus kami perbaiki dan saya merasa jika kami bisa memetik kemenangan, situasinya bakal lebih baik. Mereka sudah membuktikannya di babak kedua," tandasnya.

3 dari 3 halaman

Kepedean?

Ljungberg boleh jadi sangat percaya diri, tapi dia tidak boleh mengabaikan situasi sebenarnya. Saat ini, Arsenal terbilang yang paling buruk di antara tim-tim kuat The Big Six.

Liverpool dan Man City hampir pasti mengamankan dua posisi teratas. Dua spot tersisa bakal diperebutkan Chelsea, Manchester United, Tottenham, dan Arsenal.

Di antara tiga rivalnya, Arsenal terbilang yang paling lemah. Chelsea mengejutkan dengan pemain-pemain muda mereka, MU mulai bangkit beberapa pekan terakhir, dan Spurs kembali mematikan di bawah Jose Mourinho.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR

Triplematch Shopee Liga 1 2020 di Indosiar