BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Fabrizio Romano: Harry Kane ke Manchester United? Kok Sulit Ya?

19-05-2021 21:17 | Serafin Unus Pasi

Penyerang Tottenham, Harry Kane. (c) AP Photo
Penyerang Tottenham, Harry Kane. (c) AP Photo

Bola.net - Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano memberikan analisis terkait kans Manchester United mendatangkan Harry Kane di musim panas nanti. Ia tidak yakin Setan Merah bisa mengamankan jasa Striker Tottenham tersebut.

Dua hari terakhir, Kane mendadak ramai dibicarakan. Setelah sang striker dilaporkan minta dijual di musim panas nanti.

Manchester United diketahui menjadi salah satu peminat Kane di musim panas nanti. Striker Timnas Inggris itu dilaporkan ingin didatangkan Solskjaer agar lini serang MU lebih kokoh di musim depan.

Romano membenarkan bahwa Manchester United memang meminati jasa Kane. Namun ia tidak yakin sang striker bisa merapat ke Old Trafford pada musim panas ini.

Mengapa demikian? Simak selengkapnya di bawah ini.

1 dari 3 halaman

Gara-gara Cavani

Romano membeberkan bahwa perpanjangan kontrak Cavani membuat kans MU untuk mendaratkan Kane menjadi lebih kecil.

"Sebelum Cavani meneken kontrak baru, United ingin memantau situasi Kane, karena mereka tahu sang striker ingin meninggalkan Tottenham" ujar Romano dalam Here We Go Podcast.

"Dengan situasi Cavani menandantangani kontrak baru, tidak mudah bagi United mendatangkan striker top baru seperti Kane,"

2 dari 3 halaman

Ganti Prioritas

Romano juga mengklaim bahwa perpanjangan kontrak Cavani benar-benar mengubah target transfer MU di musim panas nanti.

"Prioritas Manchester United adalah mendatangkan bek tengah dan seorang pemain bertipe penyerang,"

"Mari kita lihat apakah mereka ingin mendatangkan seorang winger apa seorang striker. Setelah memperpanjang kontrak Cavani, saya memprediksi ada perubahan dalam rencana transfer mereka," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Transfer Sulit

Transfer Kane ke Old Trafford memang agak sulit terealisasi.

Ini dikarenakan Kane memiliki mahar transfer sebesar 150 juta pounds dan Tottenham ogah menjualnya ke sesama klub Inggris.

(Here We Go Podcast)

KOMENTAR