BERITA TIMNAS JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Dua Pemain Arsenal Masuk dalam Daftar Lima Pemain Terburuk Premier League 2021/22

11-09-2021 09:40 | Ari Prayoga

Arsenal kalah di dua laga pertama Premier League 2021/22 (c) AP Photo
Arsenal kalah di dua laga pertama Premier League 2021/22 (c) AP Photo

Bola.net - Setelah jeda internasional, Premier League 2021/2022 bakal kembali dihelat. Akhir pekan ini, pekan keempat kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris tersebut bakal digulirkan.

Pada tiga laga awal musim ini, Premier League 2021/2022 sudah menyajikan sejumlah kejutan. Salah satunya adalah terpuruknya Arsenal di dasar klasemen. Mereka belum meraih satu pun poin dari tiga laga yang sudah dilakoni.

Padahal, The Gunners -julukan Arsenal- merupakan tim yang paling royal membelanjakan uang mereka pada bursa transfer musim panas 2021/2022. Laman Transfermarkt mencatat 165,6 juta euro pada bursa transfer ini.

Jebloknya prestasi Arsenal tak lepas dari buruknya performa para penggawa skuad besutan Mikel Arteta tersebut. Bahkan, dua penggawa Arsenal, Granit Xhaka dan Kieran Tierney masuk dalam daftar lima pemain dengan rating penampilan terburuk dalam tiga laga awal Premier League 2021/2022.

Bagaimana penilaian Xhaka, Tierney, dan para pemain lain yang masuk ke dalam daftar susunan laman Whoscored tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 5 halaman

Milot Rashica

Didatangkan untuk menggantikan Emiliano Buendia, Rashica harus berjuang keras untuk bisa membayar kepercayaan Norwich City. Mantan penggawa Werder Bremen ini harus lekas beradaptasi dengan cepatnya permainan sepak bola Inggris.

Dari tiga pertandingan awal, Whoscored memberi ponten 6,17 bagi Rashica. Ia hanya mencatatkan tiga tembakan dan satu dribble sukses. Di sisi lain, ia kehilangan bola sebanyak sembilan kali. Selain itu, dari tujuh tackle yang dilakukannya, Rashica dilewati lawan sebanyak tiga kali.

2 dari 5 halaman

Granit Xhaka

Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka (c) AP Photo
Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka (c) AP Photo

Xhaka mendapat nilai 6,15 dari Whoscored untuk penampilannya pada tiga laga awal Premier League 2021/2022. Bahkan, pada laga terakhirnya, kontra Manchester City, pemain asal Swiss ini mendapat nilai 4,88.

Pada laga kontra City, Xhaka memang harus diusir dari lapangan akibat tackle kerasnya. Urusan pelanggaran, Xhaka memang bisa dibilang kerap mencetak pelanggaran pada tiga laga awal timnya. Dari lima tackle yang dilakukannya, ia mencatatkan lima pelanggaran.

3 dari 5 halaman

Kieran Tierney

Pemain Arsenal, Kieran Tierney (c) AP Photo
Pemain Arsenal, Kieran Tierney (c) AP Photo

Peringkat ketiga dalam daftar lima pemain dengan rating terburuk pada tiga laga awal Premier League 2021/2022 ditempati Kieran Tierney. Laman Whoscored memberi pemain asal Skotlandia ini nilai 6,11 untuk penampilannya pada tiga laga awal.

Tierney merupakan bagian dari lini belakang Arsenal yang kebobolan sembilan gol sejauh ini. Dalam tiga laga awal, Tierney bahkan belum mencatatkan tackle sukses sama sekali. Dengan jumlah umpan sukses sebesar 79,1%, ia pun dinilai laman Whoscored tak terlalu bagus dalam menjaga penguasaan bola.

4 dari 5 halaman

Grant Hanley

Hanley menempati posisi dua dalam daftar lima pemain dengan rating terburuk pada tiga laga awal Premier League 2021/2022. Ia mendapat rating 6,01 dari Whoscored untuk performanya pada tiga laga awal tersebut.

Pada tiga laga ini, Hanley hanya mencatatkan 57,1% kesuksesan dalam duel udara. Urusan tackle pun, ia hanya mencatatkan kesuksesan sebesar 40%. Di sisi lain, ia mencatatkan dua pelanggaran pada tiga laga awal timnya.

5 dari 5 halaman

Tim Krul

Di posisi puncak dalam daftar lima pemain dengan rating terburuk pada tiga laga awal Premier League 2021/2022 ada nama Tim Krul. Kiper Norwich City ini mendapat poin 5,43 dari penampilannya dalam tiga laga awal Premier League 2021/2022.

Dari tiga laga awal, gawang Krul sudah kebobolan sepuluh kali. Dari 15 tembakan yang mengarah ke gawangnya, kiper asal Belanda tersebut hanya mencatatkan empat penyelamatan. Tingkat penyelamatan sukses Krul sebesar 26,7% merupakan yang terburuk kedua di Premier League 2021/2022.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR