BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Doa yang Mengancam untuk Kapten Watford: Semoga Anak Anda Terinfeksi Virus Corona

28-05-2020 15:33 | Yaumil Azis

Troy Deeney (c) PA Images Troy Deeney (c) PA Images

Bola.net - Kapten Watford, Troy Deeney, punya alasan yang kuat soal mengapa dirinya menolak digelarnya kembali Premier League musim 2019/20. Sayangnya, keputusan itu justru membuatnya jadi sasaran ujaran kebencian dari banyak orang.

Seperti yang diketahui, Premier League sedang mengalami penundaan akibat virus Corona. Namun kabar baiknya, liga tertinggi dalam kasta sepak bola Inggris tersebut sedang diupayakan untuk kembali bergulir.

Kendati demikian, tidak semua sepakat dengan rencana itu. Beberapa pemain merasa tidak aman jika harus berlatih di masa pandemi seperti ini. Sementara, kasus positif virus Corona di Inggris sendir masih mengkhawatirkan.

Pemain diperbolehkan untuk menolak berlatih jika merasa kesehatannya terancam. Dan Troy Deeney, yang baru saja dikaruniai seorang anak, menolak untuk berlatih karena khawatir bisa menjadi pembawa virus untuk anaknya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Doa yang Mengancam

Wajar bila kekhawatiran itu muncul. Sebelum ini, anaknya yang masih berusia lima bulan tersebut sempat mengalami kesulitan bernafas. Bahkan kasusnya terjadi sebelum tiga rekan setimnya diketahui terinfeksi virus Corona.

Namun publik justru mencemooh keputusannya untuk tidak berlatih. Lebih parahnya, mereka mendoakan anak Deeney terinfeksi virus Corona.

"Saya melihat beberapa komentar terkait anak saya, orang-orang berkata: 'Saya harap anak anda terkena Corona," ujar Deeney kepada CNN Sport.

"Itu adalah bagian terberat buat saya. Jika anda merespon komentar itu, orang-orang akan berkata: 'Ah, dia kena' dan mereka akan terus melakukannya," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Berbicara, Tapi Dapat Getahnya

Tentu saja, bukan hanya Deeney yang lantang berbicara soal ketakutannya berlatih selama masa pandemi. Bek Tottenham yang sedang dipinjamkan ke Newcastle United, Danny Rose, pun terbilang vokal dalam menyuarakan ini.

"Dalam masa di mana semua ini menyangkut soal kesehatan mental, semua orang berkata 'bicaralah, bicaralah, tolong bicaralah', Danny Rose dan saya angkat bicara dan kami benar-benar mendapatkan hantaman keras," tambahnya.

"Jadi orang-orang melihat itu dan berkata 'woah', dan bukan cuma kami yang merasakannya. Seorang nona mendapat pesan langsung, kemudian anda berjalan di jalan, dan mereka seolah-olah berkata: 'Oh, saya sedang bekerja. Kembalilah bekerja'," pungkasnya.

Baru-baru ini, Premier League membuka hasil tes ketiga dan mengatakan bahwa ada empat orang yang dinyatakan positif virus Corona. Namun pihak kompetisi enggan memberikan informasi detail soal itu.

(The National)

KOMENTAR