BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dipecat Tottenham, Karier Jose Mourinho di Premier League Tamat?

20-04-2021 10:09 | Aga Deta

Manajer Tottenham, Jose Mourinho (c) Pool via AP Manajer Tottenham, Jose Mourinho (c) Pool via AP

Bola.net - Jose Mourinho baru saja dipecat oleh Tottenham. Mantan pemain Liverpool Jamie Carragher menilai karier mantan pelatih Chelsea itu di Premier League sekarang sudah tamat.

Mourinho mengambil alih tim London Utara itu pada November tahun 2019 silam. Ia menggantikan Mauricio Pochettino yang dipecat oleh Daniel Levy pada saat itu.

Selama 17 bulan melatih Tottenham, Mourinho belum mampu mendongkrak performa Spurs. Terkini, Harry Kane dkk hanya berada di peringkat tujuh klasemen sementara EPL.

Terbaru, Spurs hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Everton. The Lilywhites akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan The Special One.

1 dari 2 halaman

Karier di Premier League

Setelah dipecat Tottenham, kini Mourinho berstatus pengangguran lagi. Namun, Carragher merasa sangat yakin kalau Mourinho tidak akan mendapatkan pekerjaan lainnya di Premier League.

"Saya tidak melihat Mourinho kembali ke Premier League. Saya pikir kapal itu sudah berlayar sekarang," kata Carragher kepada Sky Sports.

"Saya kesulitan memikirkan klub mana pun - dia pernah di Spurs, jadi dia tidak akan pergi ke Arsenal, dia pernah ke United jadi dia tidak pergi ke City, Liverpool tidak akan merekrutnya."

2 dari 2 halaman

Bisa ke Timnas atau Italia

Carragher juga tidak melihat Mourinho akan melatih klub-klub papan tengah Premier League. Namun, mantan pelatih Real Madrid itu bisa saja menangani tim nasional atau kembali ke Italia.

"Apakah dia akan pergi ke tim tengah papan tengah? Saya hanya tidak melihatnya di sana, saya benar-benar tidak melihatnya," lanjutnya.

"Mungkin sepak bola internasional atau Italia. Juara Italia tahun ini adalah Inter Milan, dengan Antonio Conte, yang memainkan jenis sepak bolanya - jadi mungkin Anda bisa melakukannya sedikit lebih banyak di Italia, karena itu pasti mematikan bagi pendukung Spurs."

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR