Debut Ethan Nwaneri Itu Konyol

Abdi Rafi Akmal | 22 September 2022, 13:57
Pemain Arsenal, Ethan Nwaneri, menjalani debut di Premier League 2022/2023 (c) Twitter Arsenal Academy
Pemain Arsenal, Ethan Nwaneri, menjalani debut di Premier League 2022/2023 (c) Twitter Arsenal Academy

Bola.net - Tidak sedikit orang yang terpana dengan keberanian manajer Arsenal Mikel Arteta memberikan kesempatan debut kepada Ethan Nwaneri. Tapi tidak dengan Jason Cundy. Eks pemain Chelsea ini merasa keputusan itu konyol.

Ethan dengan segera mendapatkan sorotan dari publik Inggris, bahkan dunia saat dimainkan di menit ke-90 pada pekan ke-8 Liga Inggris antara Arsenal menghadapi Brentford. Ia baru berusia 15 tahun 181 hari kala itu.

Usianya masih teramat muda. Saking mudanya, Nwaneri kini mengemban status sebagai pemain termuda yang bermain di divisi teratas Liga Inggris.

Bagi Cundy, tidak ada salahnya untuk menurunkan pemain muda. Tapi khusus untuk Nwaneri, ia menyayangkan keputusan Arteta yang terlalu cepat memberikan debut kepada pemain yang usianya terlalu muda.

1 dari 4 halaman

Lebih Bagus Tetap di Bangku Cadangan

Skuat Arsenal merayakan gol William Saliba ke gawang Brentford di GTech Community Stadium, Minggu (18/09/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Skuat Arsenal merayakan gol William Saliba ke gawang Brentford di GTech Community Stadium, Minggu (18/09/2022) malam WIB. (c) AP Photo

Nwaneri memang langsung menarik perhatian saat namanya berada di bangku cadangan Arsenal. Cundy senang dengan hal tersebut karena merasa atmosfer pertandingan layak dirasakannya lebih dulu di pinggir lapangan.

“Ketika saya melihat anak itu di bangku cadangan, saya pikir itu bagus untuknya. Berada di sana saja sudah jadi pengalaman yang luar biasa bagi anak itu,” katanya kepada talkSPORT.

“Tapi ketika saya melihatnya pemanasan dan ia dipersiapkan untuk masuk, saya pikir itu konyol.”

2 dari 4 halaman

Manajer Hanya Pikir Diri Sendiri

Manajer Arsenal Mikel Arteta. (c) AP Photo

Manajer Arsenal Mikel Arteta. (c) AP Photo

Lebih lanjut, Cundy merasa Arteta hanya memikirkan dirinya sendiri. Arteta tidak memikirkan soal sang pemain yang masih terlalu muda untuk bermain, tetapi memikirkan dirinya sendiri sebagai manajer yang berani memainkan pemain paling muda.

“Arteta tidak peduli dengan anak itu. Saya pikir keputusan yang sangat buruk. Ini semua hanya tentang Arteta dan Arteta,” katanya.

“Dia pasti berpikir: ‘Saya adalah manajer yang memainkan pemain termuda di Premier League’. Jadi itu hanya untuk memanjakan dirinya sendiri.”

3 dari 4 halaman

Waktu yang Akan Menjawab

Mikel Arteta bersama skuad Arsenal merayakan kemenangan atas Aston Villa di Premier League 2022/23 (c) AP Photo

Mikel Arteta bersama skuad Arsenal merayakan kemenangan atas Aston Villa di Premier League 2022/23 (c) AP Photo

Cundy marah dengan keputusan tersebut karena merasa debut itu hanya akan memberikan beban yang tidak perlu kepada Nwaneri. Ia kini akan selalu diingat sebagai pemain termuda di Premier League.

Cundy menegaskan, hasil tersebut tidak akan terlihat sekarang, namun beberapa waktu yang akan datang.

“Saat dia dimainkan, ini semua bukan soal anak itu, ini semua tentang Arteta. Lihat saja dengan apa yang telah saya ucapkan. Waktu yang akan menjawabnya,” tutup dia.

4 dari 4 halaman

Lima Pemain Termuda yang Debut di Premier League

Pemain Fulham FC, Harvey Elliott (c) Twitter @FulhamFC

Pemain Fulham FC, Harvey Elliott (c) Twitter @FulhamFC

Ethan Nwaneri (Arsenal) – 15 tahun 5 bulan 28 hari
Harvey Elliott (Fulham) – 16 tahun 1 bulan
Matthew Briggs (Fulham) – 16 tahun 2 bulan 1 hari
Izzy Brown (Chelsea) – 16 tahun 3 bulan 27 hari
Aaron Lennon (Leeds United) – 16 tahun 4 bulan 7 hari

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR