BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Dari Dibantai 0-6 Hingga Adu Penalti, Rudiger Lihat Chelsea Alami Kemajuan

26-02-2019 04:05 | Yaumil Azis

Antonio Rudiger Berduel Dengan Sergio Aguero (c) AFP Antonio Rudiger Berduel Dengan Sergio Aguero (c) AFP

Bola.net - Tak lama setelah dibantai enam gol tanpa balas, Chelsea mampu menahan imbang Manchester City 0-0 dalam laga final Carabao Cup hari Minggu (24/2) kemarin. Bek The Blues, Antonio Rudiger, melihat torehan itu sebagai kemajuan.

Rudiger merupakan saksi bagaimana Chelsea dipermak oleh The Citizens dalam laga lanjutan Premier League pada awal bulan Februari ini. Pemain asal Jerman tersebut gagal membendung perlawanan dari Sergio Aguero dkk hingga akhirnya harus kebobolan enam gol.

Padahal, luka yang dialami Chelsea setelah tumbang dengan skor yang tak kalah telaknya dari Bournemouth masih belum sembuh kala itu. Tak ayal, Maurizio Sarri selaku pelatih pun mulai diminta untuk angkat kaki dari Stamford Bridge hingga sekarang.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 3 halaman

Sisi Positif

Masih di bulan Februari, Chelsea dan Manchester City kembali bertemu dalam laga final Carabao Cup. Tentu saja, The Blues yang mengantongi modal kemenangan atas Malmo di ajang Liga Europa berniat untuk melakukan revans atas kekalahan memalukannya dulu.

Sayangnya, Chelsea kembali gagal meraih kemenangan. Mereka hanya mampu menahan imbang pasukan Josep Guardiola tersebut selama 120 menit. Dan pada babak penalti, kegagalan Jorginho dan David Luiz dalam melakukan tugasnya membuat The Blues kembali kalah.

Namun ada sisi positif yang bisa dipetik oleh Rudiger, yang bermain penuh dalam pertandingan tersebut. Ia melihat ada perkembangan yang signifikan dari timnya, salah satunya pada sektor pertahanan.

"Kami mundur dan menantikan serangan balik. Secara pertahanan, kami bermain dengan baik. Pada akhirnya babak adu penalti adalah 50-50, dan mereka menang," ujar Rudiger kepada situs resmi klub.

2 dari 3 halaman

City Tak Bisa Diserang

Rudiger ingat betul dengan pendekatan timnya saat melawan The Citizens dulu, di mana mereka bermain terbuka dan menyerang. Dari situ, ia bisa mengambil kesimpulan bahwa Manchester City bukanlah tim yang seharusnya diladeni dengan permainan menyerang.

"Melawan tim tertentu, anda harus mundur dan menunggu. Di City beberapa pekan yang lalu kami menyerang, menyerang, menyerang, dan kami semua tahu apa yang terjadi," tambahnya.

"Tentu saja kalah di final adalah hal yang mengecewakan. Kami hanya punya satu peluang, dengan N'Golo Kante. Secara pertahanan kami bermain sebaik yang bisa dilakukan dan pada akhirnya, penalti selalu 50-50," tandasnya.

Chelsea pun tak punya waktu lama untuk merasa terpuruk. Sebab pada hari Kamis (28/2) mendatang, mereka harus kembali melakoni partai lanjutan Premier League dengan Tottenham sebagai lawannya. Pada pertemuan sebelumnya, The Blues kalah dengan skor 1-3.

3 dari 3 halaman

Saksikan Juga Video Ini

Berita video Lionel Messi kembali tampil gemilang ketika Barcelona menghadapi Sevilla. La Pulga berhasil menorehkan hattrick ke-50 dalam kariernya.

Kemenangan Dramatis Dovizioso atas Marquez di MotoGP Austria

KOMENTAR